STT SUSTT SU

PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera Utara

Gereja memang mengalami guncangan akan nilai biblikal mengenai perceraian. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai perceraian di dalam Alkitab. Riset ini dilakukan dengan menggali literatur dan teks kitab suci menggunakan teknik diakronis tradisi yang terkait dengan perceraian. Akhirnya menghasilkan enam kesimpulan yang terangkum dalam pernyataan bahwa tidak ada satupun ayat yang mendukung perceraian Kristen secara biblical. Karena itu, Gereja harus berhenti mendukung perceraian bahkan bertindak aktif dengan menghentikan perceraian dalam umat Tuhan. Pernikahan harus sesuai dengan nilai moral Kekristenan dan rencana Allah. Tidak ada satupun ayat yang mengijinkan perceraian dalam pernikahan Kristen.

Berdasarkan pembahasan di atas maka kita dapat menyimpulkan bahwa.pertama, ketetapan Musa tentang perceraian bukanlah suatu pembenaran terhadap perceraian, tapi suatu kelonggaran atau konsesi karena ketegaran hati Israel.Ia mengajarkan pernikahan yang permanen, seperti yang tertulis dalam Kitab Kejadian.Namun, umat belum siap untuk menerima dan memenuhi tuntutan tersebut.Kedua, Yesus sebenarnya tidak mempermasalahkan Musa, namun Ia mempermasalahkan orang-orang Israel yang tegar hati.

Satu pertanyaan penelitian yang penting untuk diteliti lebih lanjut adalah, bagaimana perspektif dan pemahaman umat Kristen mengenai perceraian sebagai respons terhadap ketidaklamaannya dalam menjalani pernikahan? Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak yang ditimbulkan oleh pandangan gereja terhadap perceraian pada individu dan keluarga dari perspektif psikologis dan sosial. Selain itu, meneliti perbandingan antara kepercayaan dan praktik perceraian di berbagai denominasi gereja Kristen di Indonesia bisa memberikan wawasan tentang bagaimana interpretasi alkitabiah berpengaruh pada keputusan pribadi dan kebijakan gereja.

  1. Tingkat Perceraian Muslim dan Non muslim Di Indonesia | Suryani | Mizan: Journal of Islamic Law. perceraian... jurnalfai-uikabogor.org/index.php/mizan/article/view/162Tingkat Perceraian Muslim dan Non muslim Di Indonesia Suryani Mizan Journal of Islamic Law perceraian jurnalfai uikabogor index php mizan article view 162
  2. Sikap Etis Gereja Terhadap Perceraian dan Pernikahan Kembali | KURIOS. sikap etis gereja perceraian pernikahan... doi.org/10.30995/kur.v4i2.80Sikap Etis Gereja Terhadap Perceraian dan Pernikahan Kembali KURIOS sikap etis gereja perceraian pernikahan doi 10 30995 kur v4i2 80
  3. Kajian Biblika, Sistematika dan Misi tentang Pentingnya Doa bagi Gereja | Laoly | Immanuel: Jurnal Teologi... doi.org/10.46305/im.v1i1.7Kajian Biblika Sistematika dan Misi tentang Pentingnya Doa bagi Gereja Laoly Immanuel Jurnal Teologi doi 10 46305 im v1i1 7
Read online
File size603.45 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1H7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test