GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER
Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Keberlanjutan Penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 dan kontribusinya terhadap produktivitas dan pendapatan. Teknik penentuan responden yang digunakan adalah simple random sampling dan diperoleh besar sampel sebanyak 65 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t berpasangan. Hasil penelitian diperoleh Keberlanjutan Penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 yang didasarkan pada manfaat terhadap aspek sosial, ekonomi dan ekologi diperoleh 80,38% kriteria Baik dalam arti penerapan STJL akan terus berlanjut. Keberlanjutan penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 dipengaruhi secara signifikan oleh faktor: Motivasi, Pengetahuan, Penelitian, Luas Lahan, Bimbingan dan Penyuluhan, dan Sifat Teknologi yang tidak signifikan. Besarnya pengaruhnya adalah: Pengetahuan 9,35%, Luas Lahan 8,38%, Motivasi 5,22%, Pengalaman 5,13%. Penerapan Teknologi Sistem Tanam Legowo 2 memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas usahatani padi sebesar 854 kg/ha atau sebesar 13,94%. Penerapan Teknologi Sistem Tanam Legowo 2 memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Usahatani Padi sebesar Rp. 5.632.848/ha atau sebesar 32,93%. Perlu menjadi perhatian agar lebih banyak petani yang menerapkan sistem tanam legowo 2 baris dan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan lebih memberikan pengetahuan dan motivasi kepada petani untuk sistem tanam legowo 2 baris.
Keberlanjutan penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo 2 berdasarkan manfaat sosial, ekonomi, dan ekologis mencapai 80,38% dengan kriteria baik, sehingga penerapannya diprediksi akan berlanjut.Keberlanjutan penerapan teknologi ini secara signifikan dipengaruhi oleh pengetahuan petani (9,35%), luas lahan (8,38%), motivasi (5,22%), dan pengalaman (5,13%), sedangkan sifat teknologi tidak berpengaruh signifikan.Penerapan sistem tanam jajar legowo 2 berkontribusi meningkatkan produktivitas padi sebesar 854 kg/ha (13,94%) dan pendapatan petani sebesar Rp5.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana interaksi antara tingkat pengetahuan petani dan intensitas penyuluhan pertanian dalam jangka panjang memengaruhi keberlanjutan penerapan sistem tanam jajar legowo 2, terutama di kalangan petani muda yang memiliki lahan sempit. Selanjutnya, perlu diteliti apakah kombinasi penerapan sistem jajar legowo 2 dengan teknologi informasi seperti aplikasi mobile berbasis lokasi dapat meningkatkan adopsi teknologi ini secara lebih efisien dan terukur, khususnya di wilayah yang akses penyuluhan terbatas. Terakhir, studi dapat mengembangkan model ekonomi sederhana yang mengukur kembali pengaruh luas lahan terhadap pendapatan petani, dengan mempertimbangkan variabel baru seperti harga pasar padi organik dan biaya input berkelanjutan, untuk menentukan titik optimal luas lahan yang paling menguntungkan secara ekonomi dan lingkungan.
| File size | 437.06 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UICMUICM Pelatihan pengolahan dodol nanas berhasil meningkatkan antusiasme dan pengetahuan ibu-ibu PKK serta warga Desa Cisaat dalam memanfaatkan nanas sebagaiPelatihan pengolahan dodol nanas berhasil meningkatkan antusiasme dan pengetahuan ibu-ibu PKK serta warga Desa Cisaat dalam memanfaatkan nanas sebagai
LITERASISAINSLITERASISAINS Kelompok tani timur makmur merupakan salah satu produsen bawang merah di Desa Air Mesu Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan penerapan SOPKelompok tani timur makmur merupakan salah satu produsen bawang merah di Desa Air Mesu Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan penerapan SOP
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Konsep regulasi pasar menurut Ibnu Taimiyah memberikan landasan prinsip bagi kebijakan sosial yang berfokus pada keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraanKonsep regulasi pasar menurut Ibnu Taimiyah memberikan landasan prinsip bagi kebijakan sosial yang berfokus pada keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan
POLMEDPOLMED Proses industri simulasi menggunakan SuperPro Designer menghasilkan konversi hampir seluruh minyak menjadi biodiesel (~16,19 juta kg/tahun) dengan kesalahanProses industri simulasi menggunakan SuperPro Designer menghasilkan konversi hampir seluruh minyak menjadi biodiesel (~16,19 juta kg/tahun) dengan kesalahan
POLITAN IPYKPOLITAN IPYK 962.000 jika dijual dalam bentuk botol nira fresh, Rp.6. 660.000 dan Rp.8. 325.000 jika dijual dalam bentuk gula aren serta Rp.11.760.000 jika dijual dalam962.000 jika dijual dalam bentuk botol nira fresh, Rp.6. 660.000 dan Rp.8. 325.000 jika dijual dalam bentuk gula aren serta Rp.11.760.000 jika dijual dalam
UNISAPUNISAP Waktu perendaman optimal sebesar 12 jam menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 0,12 %, sedangkan perpanjangan waktu perendaman menurunkan sensitivitasWaktu perendaman optimal sebesar 12 jam menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 0,12 %, sedangkan perpanjangan waktu perendaman menurunkan sensitivitas
UNPERBAUNPERBA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada sosialisasi pengembangan petani kapol di Gunung Beser dengan memanfaatkan lahan Perhutani berbasisKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada sosialisasi pengembangan petani kapol di Gunung Beser dengan memanfaatkan lahan Perhutani berbasis
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada tingkat kecemasan dan nyeri sebelum dan setelah intervensi pada kelompok perlakuan danHasil: Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada tingkat kecemasan dan nyeri sebelum dan setelah intervensi pada kelompok perlakuan dan
Useful /
LITERASISAINSLITERASISAINS Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus setelah dilakukan penyuluhan, menunjukkanBerdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus setelah dilakukan penyuluhan, menunjukkan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasiSasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Program KKA di Desa Sampubalo ini tergolong berhasil karena didukung oelh pemerintah desa dan segenap masyarakat Desa Sampubalo Kecamatan Siontapina KabupatenProgram KKA di Desa Sampubalo ini tergolong berhasil karena didukung oelh pemerintah desa dan segenap masyarakat Desa Sampubalo Kecamatan Siontapina Kabupaten
POLMEDPOLMED Namun, karena keterbatasan eksperimental, fermentasi hidrolisat tidak dilakukan; melainkan dihitung hasil teoretis etanolnya. Penelitian lanjutan sebaiknyaNamun, karena keterbatasan eksperimental, fermentasi hidrolisat tidak dilakukan; melainkan dihitung hasil teoretis etanolnya. Penelitian lanjutan sebaiknya