UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Produktivitas merupakan hal yang sangat penting, dikarenakan tingkat produktivitas akan berbanding lurus dengan keuntungan yang didapatkan. Guna melindungi produk dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik berupa gesekan, benturan, serta getaran. Maka produk diperlukan kemasan untuk memperkecil potensi kerusakan dan melindungi produk yang ada didalamnya. Selain itu kemasan merupakan salah satu bagian penting dalam produksi, dikarenakan pengemasan adalah tahapan akhir dari suatu produksi. Pengemasan memberikan bentuk-bentuk yang memudahkan produk untuk disimpan, diangkut, dan didistribusikan. Pengemasan juga sebagai sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk dijual dan dipakai. Jika produsen melakukan pengemasan, dengan banyak menggunakan manusia sebagai pekerja, hal itu akan berdampak pada besarnya pengeluaran biaya produksi, dan tingkat produktivitas yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi pengeluaran biaya produksi dan waktu produksi lebih efisien. Penelitian ini menggunakan teknologi terbaru dibidang pengemasan, dimana menggunakan arduino mega sebagai pengendali sistem, dan menggunakan konveyor sebagai penggerak makaroni, dimana nanti makaroni tersebut akan diproses secara bertahap. Didalam konveyor menggunakan motor dc sebagai penggerak konveyor, motor servo sebagai pembuka dan penutup penyimpanan makaroni. Selain itu, load cell (sensor berat) yang berguna untuk membandingkan besaran berat dengan listrik. Dimana load cell tersebut akan digunakan sebagai batasan berat antara makaroni dan nilai berat yang kita inginkan. Adapun presentase error yang dihasilkan untuk 50 gram presentase error yang dihasilkan 4.244%, 100 gram presentase error yang dihasilkan 0.63%, dan 150 gram presentase error yang dihasilkan 0.78%.

Sistem bekerja dengan baik pada saat awal makaroni di masukan ke dalam penampung lalu, setelah itu kita memasukan nilai berat makaroni hingga system bekerja tidak ada terjadi masalah yang begitu signifikan.Pada saat melakukan pengujian jumlah error itu makin kecil nilai makaroni yang di timbang makin besar juga jumlah error yang di dapat, sebagai contoh data yang sudah kami ambil presentase error yang dihasilkan untuk 50 gram presentase error yang dihasilkan 4.244%, 100 gram presentase error yang dihasilkan 0.63%, dan 150 gram presentase error yang dihasilkan 0.Pada saat makaroni sudah berada plastik lalu direkatkan itu berjalan dengan baik.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem pengukuran berat yang lebih akurat dengan memanfaatkan sensor load cell berbasis teknologi terbaru untuk mengurangi kesalahan pengukuran. Kedua, dapat dikembangkan sistem penyimpanan otomatis yang terintegrasi dengan konveyor untuk meningkatkan efisiensi proses pengemasan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sensor deteksi logam untuk memastikan keamanan produk dan mencegah adanya kontaminasi logam dalam produk makaroni. Selain itu, penelitian juga perlu memperhatikan pengoptimalan desain mekanik konveyor agar lebih kokoh dan tahan lama dalam penggunaan jangka panjang.

Read online
File size951.11 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test