UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Penelitian ini mengkaji pengaruh jenis SAE (viskositas) oli bekas sebagai bahan bakar pada kompor oli bekas terhadap waktu konsumsi dan temperatur pembakaran, serta mempelajari cara pengujian viskositas oli bekas menggunakan viscometer Ostwald. Masalah pencemaran lingkungan oleh oli bekas menjadi perhatian utama karena merusak kualitas air tanah dan membunuh mikroorganisme penting. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan tiga jenis oli bekas (SAE 5W-30, 10W-40, 20W-50). Pengujian viskositas dilakukan menggunakan viscometer Ostwald, lalu oli bekas digunakan sebagai bahan bakar kompor, dan diukur waktu konsumsi serta temperatur pembakarannya. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu aliran dalam viscometer dan semakin tinggi temperatur pembakaran. Waktu aliran rata-rata untuk air, oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 masing-masing adalah 1.08, 5.22, 5.72, dan 6.23 detik. Waktu konsumsi rata-rata untuk oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 adalah 2182, 2240, dan 2357 detik, dengan temperatur pembakaran berturut-turut 821.23°C, 831.37°C, dan 848.77°C. Kesimpulannya, semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu konsumsi dan semakin tinggi temperatur pembakaran.

Penelitian ini mengkaji pengaruh jenis SAE (viskositas) oli bekas sebagai bahan bakar pada kompor oli bekas terhadap waktu konsumsi dan temperatur pembakaran, serta mempelajari cara pengujian viskositas oli bekas menggunakan viscometer Ostwald.Masalah pencemaran lingkungan oleh oli bekas menjadi perhatian utama karena merusak kualitas air tanah dan membunuh mikroorganisme penting.Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan tiga jenis oli bekas (SAE 5W-30, 10W-40, 20W-50).Pengujian viskositas dilakukan menggunakan viscometer Ostwald, lalu oli bekas digunakan sebagai bahan bakar kompor, dan diukur waktu konsumsi serta temperatur pembakarannya.Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu aliran dalam viscometer dan semakin tinggi temperatur pembakaran.Waktu aliran rata-rata untuk air, oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 masing-masing adalah 1.Waktu konsumsi rata-rata untuk oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 adalah 2182, 2240, dan 2357 detik, dengan temperatur pembakaran berturut-turut 821.Kesimpulannya, semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu konsumsi dan semakin tinggi temperatur pembakaran.Semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu konsumsi dan semakin tinggi temperatur pembakaran.Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan.Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh aditif terhadap karakteristik pembakaran oli bekas dengan viskositas berbeda.Aditif dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi berbahaya.Kedua, pengembangan desain kompor oli bekas yang lebih optimal untuk berbagai jenis viskositas oli perlu dieksplorasi.Desain kompor yang adaptif terhadap viskositas oli dapat meningkatkan efisiensi dan stabilitas pembakaran.Ketiga, penelitian mengenai potensi penggunaan oli bekas yang telah diproses melalui metode tertentu, seperti distilasi atau cracking, sebagai bahan bakar kompor juga menarik untuk diteliti.Proses ini dapat menghasilkan fraksi oli dengan viskositas yang lebih sesuai untuk pembakaran, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan.Penelitian ini mengkaji pengaruh jenis SAE (viskositas) oli bekas sebagai bahan bakar pada kompor oli bekas terhadap waktu konsumsi dan temperatur pembakaran, serta mempelajari cara pengujian viskositas oli bekas menggunakan viscometer Ostwald.Masalah pencemaran lingkungan oleh oli bekas menjadi perhatian utama karena merusak kualitas air tanah dan membunuh mikroorganisme penting.Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan tiga jenis oli bekas (SAE 5W-30, 10W-40, 20W-50).Pengujian viskositas dilakukan menggunakan viscometer Ostwald, lalu oli bekas digunakan sebagai bahan bakar kompor, dan diukur waktu konsumsi serta temperatur pembakarannya.Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu aliran dalam viscometer dan semakin tinggi temperatur pembakaran.Waktu aliran rata-rata untuk air, oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 masing-masing adalah 1.Waktu konsumsi rata-rata untuk oli 5W-30, 10W-40, dan 20W-50 adalah 2182, 2240, dan 2357 detik, dengan temperatur pembakaran berturut-turut 821.Kesimpulannya, semakin tinggi viskositas oli, semakin lama waktu konsumsi dan semakin tinggi temperatur pembakaran.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh aditif terhadap karakteristik pembakaran oli bekas dengan viskositas berbeda. Aditif dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi berbahaya. Kedua, pengembangan desain kompor oli bekas yang lebih optimal untuk berbagai jenis viskositas oli perlu dieksplorasi. Desain kompor yang adaptif terhadap viskositas oli dapat meningkatkan efisiensi dan stabilitas pembakaran. Ketiga, penelitian mengenai potensi penggunaan oli bekas yang telah diproses melalui metode tertentu, seperti distilasi atau cracking, sebagai bahan bakar kompor juga menarik untuk diteliti. Proses ini dapat menghasilkan fraksi oli dengan viskositas yang lebih sesuai untuk pembakaran, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan.

  1. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. pengaruh oli bekas bakar kompor pengecoran logam konsumsi suhu... journal.uny.ac.id/index.php/dynamika/article/view/34802Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin pengaruh oli bekas bakar kompor pengecoran logam konsumsi suhu journal uny ac index php dynamika article view 34802
Read online
File size954.13 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test