IAESCOREIAESCORE

International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)

Identifikasi dan pengurangan peristiwa kualitas daya telah menjadi hal yang penting karena meningkatnya minat dalam mengintegrasikan sumber energi terbarukan ke dalam sistem daya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja Dynamic Voltage Restorer (DVR), Unified Power Flow Controller (UPFC), dan Unified Power Quality Conditioner (UPQC) dalam meningkatkan kualitas daya pada sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terhubung ke grid dengan mengurangi Total Harmonic Distortion (THD). Hasil penelitian yang diusulkan telah divalidasi menggunakan platform MATLAB. Analisis komparatif DVR, UPFC, dan UPQC dalam mengurangi THD pada sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terhubung ke grid disajikan dalam penelitian ini. Analisis komparatif hasil menunjukkan bahwa THD pada tegangan berkurang dari 51% menjadi 44,67%, 20,94%, dan 16% setelah penerapan DVR, UPFC, dan UPQC masing-masing pada sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terhubung ke grid. Selain itu, THD pada arus berkurang dari 58% menjadi 44%, 29,26%, dan 22% setelah penerapan DVR, UPFC, dan UPQC masing-masing pada sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terhubung ke grid. Efektivitas sistem yang diusulkan telah dikonfirmasi dengan membandingkan hasilnya dengan teknik yang sudah diterbitkan.

Kinerja DVR, UPFC, dan UPQC telah diimplementasikan dan dibandingkan dalam sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terintegrasi non-linear.Dalam penelitian ini, desain, simulasi, dan perbandingan kinerja DVR, UPFC, dan UPQC dalam mengurangi Power Quality Issues (PQI) dalam hal THD telah dibahas.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa THD pada tegangan berkurang dari 51% menjadi 44,67%, 20,94%, dan 16% setelah penerapan DVR, UPFC, dan UPQC masing-masing pada sistem fotovoltaik/angind/baterai yang terhubung ke grid.Selain itu, THD pada arus berkurang dari 58% menjadi 44%, 29,26%, dan 22% setelah penerapan DVR, UPFC, dan UPQC masing-masing pada sistem fotovoltaik/angin/baterai yang terhubung ke grid.Perbandingan hasil mengvalidasi kinerja UPQC yang lebih unggul dibandingkan DVR dan UPFC dalam hal mitigasi THD.Hasil yang dicapai dibandingkan dengan penelitian yang sudah diterbitkan untuk tujuan validasi.Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan implementasi UPFC atau UPQC dengan teknik optimasi hibridisasi dalam sistem energi terbarukan seperti sel surya/angin/baterai/sel bahan bakar atau kombinasi lain yang sesuai dari sistem energi terbarukan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang implementasi UPFC atau UPQC dengan teknik optimasi hibridisasi dalam sistem energi terbarukan. Penelitian ini dapat berfokus pada kombinasi sel surya/angin/baterai/sel bahan bakar atau sistem energi terbarukan lainnya yang sesuai. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas teknik optimasi hibridisasi dalam meningkatkan kinerja UPFC atau UPQC dalam sistem energi terbarukan. Studi ini dapat mencakup analisis komparatif antara teknik optimasi yang berbeda dan evaluasi kinerja sistem energi terbarukan dengan dan tanpa implementasi UPFC atau UPQC. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengendalian dan optimasi yang lebih canggih dalam sistem energi terbarukan yang terintegrasi dengan UPFC atau UPQC, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stabilitas sistem, efisiensi, dan biaya.

Read online
File size940.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test