UMSUMS
Law and JusticeLaw and JusticeKemajuan teknologi yang pesat telah memengaruhi industri musik secara signifikan, dengan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) muncul sebagai alat utama, terutama dalam remix lagu. AI, yang telah berkembang sejak abad ke-20, kini memainkan peran penting dalam proses kreatif, yang memunculkan kekhawatiran hukum terkait hak cipta, kepemilikan, dan hak-hak pencipta asli. Di Indonesia, karya-karya kreatif, termasuk musik, dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini menyelidiki implikasi hukum penggunaan teknologi AI untuk remix lagu dalam kerangka hukum Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini mengkaji peraturan perundang-undangan, studi kasus, dan preseden hukum untuk menilai status hukum remix yang dihasilkan oleh AI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah remix lagu dengan AI diperbolehkan di bawah hukum Indonesia dan mengidentifikasi kondisi di mana praktik tersebut dapat melanggar perlindungan hak cipta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remix lagu yang dihasilkan oleh AI dapat diterima secara hukum, asalkan mematuhi undang-undang hak cipta yang berlaku. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama, terutama dalam mendefinisikan orisinalitas karya yang dihasilkan oleh AI dan menentukan kepengarangan. Temuan ini menekankan perlunya pedoman hukum yang jelas untuk mengatasi pengaruh AI yang semakin besar dalam industri kreatif. Kesimpulannya, meskipun AI menawarkan peluang inovatif dalam produksi musik, teknologi ini juga memerlukan pertimbangan hukum yang hati-hati untuk melindungi hak-hak pencipta asli. Studi ini berkontribusi pada diskusi yang sedang berlangsung tentang AI dan kekayaan intelektual, dengan menyoroti kebutuhan kerangka hukum yang menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan perlindungan hak-hak pencipta.
Meskipun AI menawarkan peluang inovatif dalam produksi musik, teknologi ini juga memerlukan pertimbangan hukum yang hati-hati untuk melindungi hak-hak pencipta asli.Studi ini berkontribusi pada diskusi yang sedang berlangsung tentang AI dan kekayaan intelektual, dengan menyoroti kebutuhan kerangka hukum yang menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan perlindungan hak-hak pencipta.Penelitian ini menekankan perlunya pedoman hukum yang jelas untuk mengatasi pengaruh AI yang semakin besar dalam industri kreatif, serta tantangan dalam mendefinisikan orisinalitas karya yang dihasilkan oleh AI dan menentukan kepengarangan.
Berdasarkan perkembangan pesat teknologi AI dalam industri musik, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam mengenai definisi orisinalitas karya yang dihasilkan oleh AI, khususnya dalam konteks remix lagu. Hal ini penting untuk memastikan perlindungan hak cipta yang adil bagi pencipta manusia dan karya AI. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kepengarangan yang jelas untuk karya yang dihasilkan oleh AI, mempertimbangkan peran manusia dalam proses kreatif dan kontribusi AI. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknologi blockchain untuk mengelola hak cipta dan royalti dalam industri musik yang didukung oleh AI, menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien bagi semua pihak yang terlibat.
| File size | 129.8 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UPBUPB Hukum pidana memiliki peran strategis dalam melindungi hak paten dan mendukung inovasi di Kalimantan Barat melalui sanksi yang memberikan efek jera. Namun,Hukum pidana memiliki peran strategis dalam melindungi hak paten dan mendukung inovasi di Kalimantan Barat melalui sanksi yang memberikan efek jera. Namun,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Melalui kacamata hukum hak asasi manusia internasional, penelitian ini bertujuan memahami kewajiban negara dalam melindungi data pribadi dalam konteksMelalui kacamata hukum hak asasi manusia internasional, penelitian ini bertujuan memahami kewajiban negara dalam melindungi data pribadi dalam konteks
IAIN PALANGKARAYAIAIN PALANGKARAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap karya arsitektur sebagai karya cipta dalam sudut pandang epistemologis didasarkan pada batas-batasHasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap karya arsitektur sebagai karya cipta dalam sudut pandang epistemologis didasarkan pada batas-batas
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Namun, terdapat indikasi penurunan minat generasi muda terhadap pengetahuan lokal ini, dengan hanya 27,8% informan muda yang mampu mengidentifikasi lebihNamun, terdapat indikasi penurunan minat generasi muda terhadap pengetahuan lokal ini, dengan hanya 27,8% informan muda yang mampu mengidentifikasi lebih
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Oleh karena itu, inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan potensi besar untuk memberikan dampak positif yang komprehensif, tidak hanya bagiOleh karena itu, inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan potensi besar untuk memberikan dampak positif yang komprehensif, tidak hanya bagi
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Globalisasi telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola politik dan sosial yang menambah tekanan pada negara untuk menyeimbangkan kedaulatan nasionalGlobalisasi telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola politik dan sosial yang menambah tekanan pada negara untuk menyeimbangkan kedaulatan nasional
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Melalui pendekatan yuridis normatif dan analisis studi kasus, penelitian ini mengevaluasi efektivitas UU ITE dalam mendukung ekonomi kreatif sekaligusMelalui pendekatan yuridis normatif dan analisis studi kasus, penelitian ini mengevaluasi efektivitas UU ITE dalam mendukung ekonomi kreatif sekaligus
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Adanya organisasi notaris dari era Hindia Belanda hingga sekarang telah mengalami dinamika di mana hukum notaris dari era Belanda menjadi hasil penyempurnaanAdanya organisasi notaris dari era Hindia Belanda hingga sekarang telah mengalami dinamika di mana hukum notaris dari era Belanda menjadi hasil penyempurnaan
Useful /
UMSUMS Penerapan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim harus dilakukan secara efektif tanpa adanya campur tangan dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan.Penerapan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim harus dilakukan secara efektif tanpa adanya campur tangan dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan.
UMSUMS Penting untuk melindungi konsumen melalui pengawasan penyedia layanan berdasarkan hukum perlindungan konsumen sebagai tindakan reaktif. Selain itu, partisipasiPenting untuk melindungi konsumen melalui pengawasan penyedia layanan berdasarkan hukum perlindungan konsumen sebagai tindakan reaktif. Selain itu, partisipasi
USUUSU This study identifies the types of illocutionary speech acts used in Beautiful Boy based on Austins (1975) and Searles (1975) theories, namely assertive,This study identifies the types of illocutionary speech acts used in Beautiful Boy based on Austins (1975) and Searles (1975) theories, namely assertive,
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Pada kondisi ini, pemerintah desa tidak mendapat bagian apapun itu, sebab tempat wisata diakui merupakan milik pribadi. Pada kondisi ini, pemerintah desaPada kondisi ini, pemerintah desa tidak mendapat bagian apapun itu, sebab tempat wisata diakui merupakan milik pribadi. Pada kondisi ini, pemerintah desa