IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH

Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumDeposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini merupakan penelitian empiris karena menempatkan data primer yang ada di lingkungan masyarakat sebagai data utama yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa memicu pelanggaran sebab penguasaan tersebut tersangkut paut dengan penguasaan wilayah pesisir masyarakat adat, dan kemudian diakui undang-undang. Selanjutnya berakibat konflik kepentingan sebab Rakyat pesisir cenderung mengadakan aktivitas dan kegiatan bekerja dilaut, dan memanfaatkan sumber daya perairan ini sebagai sasaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Aktivitas perekonomian warga di pesisir yang cenderung bekerja sebagai nelayan dan petani ini tentunya tak terbiasa dengan aktivitas lainnya. Sementara pengembangan pariwisata di desa yang memiliki potensi sumber daya laut maupun pesisir yang indah umumnya bertujuan memperkenalkan dan mendayagunakan, bahkan meningkatkan kualitas dari objek dan daya tarik alamnya. Kemudian menyebabkan pula kerugian pemerintah dan masyarakat setempat dikarenakan selain berakibat pada fisik lingkungan dimana mengalami penurunan karena aktivitas manusia di lokasi wisata itu sendiri, juga segala income dan benefit diterima sepenuhnya oleh pemilik usaha. Pada kondisi ini, pemerintah desa tidak mendapat bagian apapun itu, sebab tempat wisata diakui merupakan milik pribadi.

Selanjutnya berakibat konflik kepentingan sebab Rakyat pesisir cenderung mengadakan aktivitas dan kegiatan bekerja dilaut, dan memanfaatkan sumber daya perairan ini sebagai sasaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Aktivitas perekonomian warga di pesisir yang cenderung bekerja sebagai nelayan dan petani ini tentunya tak terbiasa dengan aktivitas lainnya.Sementara pengembangan pariwisata di desa yang memiliki potensi sumber daya laut maupun pesisir yang indah umumnya bertujuan memperkenalkan dan mendayagunakan, bahkan meningkatkan kualitas dari objek dan daya tarik alamnya.Kemudian menyebabkan pula kerugian pemerintah dan masyarakat setempat dikarenakan selain berakibat pada fisik lingkungan dimana mengalami penurunan karena aktivitas manusia di lokasi wisata itu sendiri, juga segala income dan benefit diterima sepenuhnya oleh pemilik usaha.Pada kondisi ini, pemerintah desa tidak mendapat bagian apapun itu, sebab tempat wisata diakui merupakan milik pribadi.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang terhadap konflik kepentingan dan kerugian pemerintah serta masyarakat setempat. Penelitian ini dapat fokus pada analisis mendalam tentang bagaimana kepemilikan pesisir laut yang dijadikan objek wisata memicu pelanggaran dan konflik kepentingan, serta bagaimana hal ini berdampak pada kerugian pemerintah dan masyarakat setempat. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ini, seperti pengaturan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kepemilikan pesisir laut dan pengembangan pariwisata, serta upaya-upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata dan pemeliharaan lingkungan.

  1. Dampak Kepemilikan Pesisir Laut yang dijadikan Objek Wisata | Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum.... doi.org/10.59581/deposisi.v2i4.4326Dampak Kepemilikan Pesisir Laut yang dijadikan Objek Wisata Deposisi Jurnal Publikasi Ilmu Hukum doi 10 59581 deposisi v2i4 4326
Read online
File size1.02 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test