WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsPerkembangan teknologi, terutama kehadiran platform e-commerce, telah memudahkan interaksi antara penjual dan pembeli. Namun, hal ini menimbulkan tantangan, salah satunya potensi pelanggaran merek dagang di platform e-commerce. Pelanggaran ini dapat merugikan pemilik/hak atas merek secara ekonomi karena berpotensi merusak citra produk yang diwakili merek yang digunakan pihak lain tanpa hak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya penanganan dan pencegahan pelanggaran merek dagang dalam bisnis e-commerce di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dan didukung oleh wawancara dengan narasumber. Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder yang terdiri dari karya ilmiah dan hasil penelitian lainnya. Analisis dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa upaya dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan pelanggaran merek dagang dalam bisnis e-commerce di Indonesia demi melindungi hak eksklusif pemilik/hak atas merek dagang.
Penanganan pelanggaran merek dagang dalam bisnis e-commerce tidak memiliki perbedaan khusus dibandingkan penanganan secara konvensional, yaitu melalui jalur perdata sesuai Pasal 83 Undang-Undang Merek dan jalur pidana sesuai Pasal 100 dan 102 UU Merek, dengan sifat delik aduan menurut Pasal 103.Upaya pencegahan secara substantif telah diakui dalam UU Merek melalui sistem pendaftaran pertama kali (first-to-file) yang memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek terdaftar.Selain itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DGIP) telah menjalin kerja sama dengan penyedia layanan e-commerce untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme pemasaran dan penjualan produk serta memberikan bimbingan terkait larangan pelanggaran merek.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas sistem pelaporan pelanggaran merek oleh pengguna platform e-commerce, untuk mengetahui sejauh mana mekanisme tersebut benar-benar mendukung penegakan hukum dan apakah ada hambatan yang membuat pelaporan jadi tidak optimal. Kedua, penting untuk meneliti persepsi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) terhadap hak kekayaan intelektual, khususnya merek dagang, guna memahami alasan di balik praktik penggunaan merek tanpa izin dan bagaimana upaya sosialisasi bisa dirancang lebih tepat sasaran. Ketiga, perlu dikaji secara mendalam peran algoritma deteksi otomatis oleh platform e-commerce dalam mencegah penjualan produk palsu, termasuk mengevaluasi akurasi, keterbatasan teknologi, dan potensi penyalahgunaan, agar sistem teknologi dapat menjadi alat pencegahan yang lebih andal dan adil bagi semua pihak.
| File size | 533.41 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMDUMD Salah satu kekayaan intelektual komunal milik Negara Indonesia yang pernah di klaim oleh negara lain adalah Tari Pendet asal Provinsi Bali pada tahun 2009Salah satu kekayaan intelektual komunal milik Negara Indonesia yang pernah di klaim oleh negara lain adalah Tari Pendet asal Provinsi Bali pada tahun 2009
UNIRAYAUNIRAYA Namun menurut analisa penulis jika dilihat dari kronologi adanya unsur perencanaan. Dalam pertimbangan hakim telah lalai dan/atau tidak turut mempertimbangkanNamun menurut analisa penulis jika dilihat dari kronologi adanya unsur perencanaan. Dalam pertimbangan hakim telah lalai dan/atau tidak turut mempertimbangkan
UNIRAYAUNIRAYA Data primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh dari teks‑teks hukum sekunder digunakan dalam proses pengumpulan data. Analisis data kualitatif adalahData primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh dari teks‑teks hukum sekunder digunakan dalam proses pengumpulan data. Analisis data kualitatif adalah
UNIRAYAUNIRAYA Sedangkan Penganiyaan yang mengakibatkan matinya orang merupakan suatu tindak kejahatan terhadap tubuh atau jiwa orang yang mana dalam merumuskan suatuSedangkan Penganiyaan yang mengakibatkan matinya orang merupakan suatu tindak kejahatan terhadap tubuh atau jiwa orang yang mana dalam merumuskan suatu
UNIRAYAUNIRAYA Mendapatkan hukuman mati berarti menghilangkan nyawa seseorang. Kejahatan berat akan dijatuhi hukuman mati; pembunuhan berencana merupakan salah satu tindakMendapatkan hukuman mati berarti menghilangkan nyawa seseorang. Kejahatan berat akan dijatuhi hukuman mati; pembunuhan berencana merupakan salah satu tindak
UNIRAYAUNIRAYA Dengan demikian, penegakan hukum terkait tindak pidana narkotika perlu lebih memperhatikan kronologis dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidanganDengan demikian, penegakan hukum terkait tindak pidana narkotika perlu lebih memperhatikan kronologis dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan
UNIRAYAUNIRAYA Hal tersebut telah dimuat di dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia.Hal tersebut telah dimuat di dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia.
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Pemerintah telah berupaya melalui program sosialisasi, simplifikasi prosedur melalui sistem e-filing, serta pemberian insentif. Namun, efektivitas kebijakanPemerintah telah berupaya melalui program sosialisasi, simplifikasi prosedur melalui sistem e-filing, serta pemberian insentif. Namun, efektivitas kebijakan
Useful /
UMDUMD Hambatan yang mempengaruhi penyelesaian hukum kasus pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media elektronik secara perdamaian terdapat beberapa faktorHambatan yang mempengaruhi penyelesaian hukum kasus pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media elektronik secara perdamaian terdapat beberapa faktor
UMDUMD Akibat hukum melakukan diskriminasi adalah dapat menimbulkan akibat hukum pidana dan perdata berupa ganti kerugian pidana penjara atau denda. Dari pembahasanAkibat hukum melakukan diskriminasi adalah dapat menimbulkan akibat hukum pidana dan perdata berupa ganti kerugian pidana penjara atau denda. Dari pembahasan
UNIRAYAUNIRAYA Jap) adalah tidak dibenarkan secara hukum karena tidak memberikan rasa keadilan kepada terdakwa sehingga melanggar prinsip-prinsip negara hukum. (1) HendaknyaJap) adalah tidak dibenarkan secara hukum karena tidak memberikan rasa keadilan kepada terdakwa sehingga melanggar prinsip-prinsip negara hukum. (1) Hendaknya
UNIRAYAUNIRAYA Secara non-yuridis, terdapat alasan yang memberatkan hukuman bagi pelaku yaitu pelaku pernah dihukum. Oleh karena itu, penjatuhan pidana penjara bersamaanSecara non-yuridis, terdapat alasan yang memberatkan hukuman bagi pelaku yaitu pelaku pernah dihukum. Oleh karena itu, penjatuhan pidana penjara bersamaan