UMSUMS

Manajemen PendidikanManajemen Pendidikan

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji hubungan antara transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 26 Bone menggunakan pendekatan kuantitatif melalui studi korelasional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 87 orang, terdiri dari 28 guru yang diambil secara keseluruhan, 53 orang tua siswa, dan 6 anggota komite sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada responden penelitian. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa: 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara transparansi dengan partisipasi masyarakat; dan 2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara akuntabilitas dengan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, penerapan transparansi dalam manajemen pendidikan akan mendorong kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan transparansi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan partisipasi masyarakat di SMA Negeri 26 Bone, dengan koefisien korelasi sebesar 0,615 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Selain itu, penerapan akuntabilitas juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan partisipasi masyarakat, dengan koefisien korelasi sebesar 0,519 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Pertama, perlu diteliti bagaimana peran kepala sekolah secara spesifik memengaruhi penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam kaitannya dengan partisipasi masyarakat, apakah gaya kepemimpinan tertentu lebih efektif dalam membangun kepercayaan publik. Kedua, penting untuk mengkaji dampak penggunaan media digital atau platform informasi sekolah terhadap tingkat keterbukaan data dan keterlibatan orang tua serta komite sekolah dalam proses pengambilan keputusan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif antara sekolah yang menerapkan manajemen berbasis sekolah secara optimal dengan yang belum, untuk melihat faktor-faktor kunci yang membedakan tingkat partisipasi masyarakat meskipun berada dalam konteks daerah yang serupa, sehingga dapat dikembangkan model ideal pengelolaan sekolah yang partisipatif.

  1. HUBUNGAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DENGAN PARTISIPASI KOMUNITAS SMA NEGERI 26 BONE | Susisanti |... doi.org/10.23917/jmp.v17i1.15407HUBUNGAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DENGAN PARTISIPASI KOMUNITAS SMA NEGERI 26 BONE Susisanti doi 10 23917 jmp v17i1 15407
Read online
File size454.12 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test