STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and ResearchKemampuan literasi dan motivasi belajar merupakan kompetensi penting yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, kenyataannya pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah yang bersifat satu arah, kurang kontekstual, serta minim pemanfaatan media pembelajaran, sehingga berdampak pada rendahnya literasi dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan motivasi belajar siswa kelas VA SD Negeri 3 Linggasari melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan media diorama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan literasi, angket motivasi belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media diorama mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 66% pada siklus I menjadi 83% pada siklus III, dengan seluruh siswa mencapai nilai di atas KKTP. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 68% menjadi 82%. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis penemuan yang didukung media konkret dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Oleh karena itu, model Discovery Learning berbantuan media diorama direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi dan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
Model Discovery Learning berbantuan media diorama terbukti efektif meningkatkan kemampuan literasi dan motivasi belajar siswa kelas VA SD Negeri 3 Linggasari pada mata pelajaran IPAS.Peningkatan signifikan terlihat pada kemampuan literasi (dari 66% menjadi 83%, semua siswa mencapai di atas KKTP) dan motivasi belajar (dari 68% menjadi 82%), didukung oleh keaktifan dan antusiasme siswa.Keberhasilan ini menegaskan bahwa penggunaan media diorama menciptakan pembelajaran yang visual, kontekstual, aktif, dan bermakna, sehingga strategi ini sangat direkomendasikan untuk peningkatan kualitas pembelajaran secara holistik.
Penelitian ini membuka jalan bagi berbagai studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang efektivitas model Discovery Learning berbantuan media diorama. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah dengan menyelidiki secara lebih mendalam dampak jangka panjang implementasi model ini terhadap pengembangan keterampilan abad ke-21 yang lebih luas pada siswa, tidak hanya literasi dan motivasi, melainkan juga keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi, yang dapat diuji melalui studi longitudinal lintas jenjang pendidikan. Selanjutnya, sangat penting untuk mengeksplorasi secara spesifik elemen-elemen desain diorama yang paling efektif serta peran guru dalam memfasilitasi proses penemuan agar hasilnya lebih optimal; misalnya, apakah diorama yang dibuat siswa memiliki pengaruh yang berbeda dibandingkan diorama siap pakai terhadap kedalaman pemahaman dan keterlibatan aktif siswa. Selain itu, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model ini di berbagai konteks sekolah, termasuk sekolah dengan kondisi geografis atau tingkat ketersediaan sumber daya yang berbeda, guna menilai generalisasi temuan dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin memengaruhi keberhasilan penerapannya. Dengan demikian, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi penuh model pembelajaran ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
| File size | 353.74 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Oleh karena itu, model ini dinilai layak dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam rangka memperkuat literasi siswa sesuai dengan arah KurikulumOleh karena itu, model ini dinilai layak dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam rangka memperkuat literasi siswa sesuai dengan arah Kurikulum
UNIMALUNIMAL Implementasi model kooperatif tipe group investigation berbantuan LKPD memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa, denganImplementasi model kooperatif tipe group investigation berbantuan LKPD memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa, dengan
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Sebagian besar siswa (95,65%) mencapai ketuntasan kelas dan rata-rata frekuensi aktivitas siswa sebesar 83,09%, memenuhi kriteria aktif. Selain itu, rata-rataSebagian besar siswa (95,65%) mencapai ketuntasan kelas dan rata-rata frekuensi aktivitas siswa sebesar 83,09%, memenuhi kriteria aktif. Selain itu, rata-rata
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika. Penelitian
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Guru sebagai motor penggerak pendidikan, dituntut untuk dapat memiliki pengetahuan dan kecakapan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi selaras denganGuru sebagai motor penggerak pendidikan, dituntut untuk dapat memiliki pengetahuan dan kecakapan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi selaras dengan
UYPUYP Pembelajaran yang efektif memerlukan metode yang sesuai dengan karakter dan lingkungan peserta didik. dalam konteks kelas Insha MTs SA Al‑Hidayah, guruPembelajaran yang efektif memerlukan metode yang sesuai dengan karakter dan lingkungan peserta didik. dalam konteks kelas Insha MTs SA Al‑Hidayah, guru
JBASICJBASIC Berdasarkan analisis data diperoleh t-hitung = 11,139 dan t-tabel = 3,808 yaitu t-hitung > t-tabel maka hipotesis diterima. Terdapat pengaruh yang signifikanBerdasarkan analisis data diperoleh t-hitung = 11,139 dan t-tabel = 3,808 yaitu t-hitung > t-tabel maka hipotesis diterima. Terdapat pengaruh yang signifikan
JBASICJBASIC Populasinya adalah guru-guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose sampling. Data penelitian berupa pengamatan terhadapPopulasinya adalah guru-guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose sampling. Data penelitian berupa pengamatan terhadap
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Surat menyurat merupakan kegiatan bahasa yang dilakukan melalui interaksi tulisan. Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai alat komunikasi tertulis yang semakinSurat menyurat merupakan kegiatan bahasa yang dilakukan melalui interaksi tulisan. Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai alat komunikasi tertulis yang semakin
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Guru sekolah dasar memperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam membentuk karakter siswa sebagai upaya pencegahan tiga dosa besar.melalui bimbingan, konseling,Guru sekolah dasar memperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam membentuk karakter siswa sebagai upaya pencegahan tiga dosa besar.melalui bimbingan, konseling,
UNARSUNARS Ada perbedaan produksi padi sawah antara sebelum dan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Terdapat perbedaan nyata pendapatan petani antara sebelum danAda perbedaan produksi padi sawah antara sebelum dan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Terdapat perbedaan nyata pendapatan petani antara sebelum dan
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan self-regulated learning antara siswa laki-laki dan siswa perempuan pada masa pandemik COVID-19 di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan self-regulated learning antara siswa laki-laki dan siswa perempuan pada masa pandemik COVID-19 di Indonesia.