UNISSULAUNISSULA
Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan AgungTujuan utama dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan masalah pecahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII E semester genap tahun ajaran 2020/2021. Peneliti menggunakan 30 sampel awal untuk mengerjakan tes kemampuan literasi numerasi yang telah disiapkan. 9 sampel sebagai kategori tinggi, 12 sampel sebagai kategori sedang, dan 9 sampel sebagai kategori rendah. Subjek yang digunakan yaitu memilih satu setiap kategori, sehingga terdapat 3 subjek untuk di analisis lebih dalam. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes kemampuan literasi numerasi dan wawancara. Instrumen pedoman wawancara digunakan untuk penguat dalam memperoleh data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya: (1) kemampuan literasi numerasi sebagai kategori tinggi dalam menyelesaikan masalah pecahan mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan literasi numerasi. (2) kemampuan literasi numerasi sebagai kategori sedang dalam menyelesaikan masalah pecahan cukup mampu dalam memenuhi indikator pertama dan kedua kemampuan literasi numerasi, tetapi kurang mampu dalam memenuhi indikator ketiga kemampuan literasi numerasi. (3) kemampuan literasi numerasi sebagai kategori sedang dalam menyelesaikan masalah pecahan cukup mampu memenuhi indikator pertama kemampuan literasi numerasi, tetapi kurang mampu dalam memenuhi indikator kedua dan ketiga kemampuan literasi numerasi.
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat diperolah simpulan bahwa kemampuan literasi numerasi dibagi menjadi tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.Ketiga kategori tersebut memiliki hasil yang berbeda.Pada kategori tinggi dalam menyelesaikan masalah pecahan mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan literasi numerasi.Pada kategori sedang menyelesaikan masalah pecahan cukup mampu dalam memenuhi indikator pertama dan kedua kemampuan literasi numerasi, tetapi kurang mampu dalam memenuhi indikator ketiga kemampuan literasi numerasi.Untuk soal nomor 3 tidak memenuhi semua indikator kemampuan literasi numerasi.Pada kategori rendah dalam menyelesaikan masalah pecahan cukup mampu memenuhi indikator pertama kemampuan literasi numerasi, tetapi kurang mampu dalam memenuhi indikator kedua dan ketiga kemampuan literasi numerasi.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran interaktif berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang penggunaan alat diagnostik untuk mengidentifikasi kelemahan spesifik siswa dalam literasi numerasi. Terakhir, peneliti dapat mengeksplorasi dampak strategi pembelajaran berbeda terhadap kategori siswa dengan kemampuan literasi numerasi rendah.
| File size | 356.02 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran nearpod terbukti efektif ditinjau dari minat belajar matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dariHasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran nearpod terbukti efektif ditinjau dari minat belajar matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dari
UPSUPS This research aims to foster awareness of clean water among students through the Zero Waste Water Day Program. The method used in this research is quantitativeThis research aims to foster awareness of clean water among students through the Zero Waste Water Day Program. The method used in this research is quantitative
UPSUPS Budaya organisasi dan agen manusia sangat menentukan: pola pikir pemimpin, ketahanan psikologis, perancangan insentif, dan rutinitas pembelajaran mengubahBudaya organisasi dan agen manusia sangat menentukan: pola pikir pemimpin, ketahanan psikologis, perancangan insentif, dan rutinitas pembelajaran mengubah
UNISSULAUNISSULA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI sebanyak 25 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang didapatkanSubjek penelitian ini adalah siswa kelas XI sebanyak 25 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan
UYPUYP Pada model ini, guru lebih aktif dalam evaluasi pembelajaran, sedangkan dalam proses belajar siswa lebih banyak beraktivitas daripada guru. KeunggulanPada model ini, guru lebih aktif dalam evaluasi pembelajaran, sedangkan dalam proses belajar siswa lebih banyak beraktivitas daripada guru. Keunggulan
MAHADEWAMAHADEWA Hal ini disebabkan karena penerapan model pembelajaran TAI berbasis multiple talent dalam pembelajaran matematika akan mengoptimalkan dan mementingkanHal ini disebabkan karena penerapan model pembelajaran TAI berbasis multiple talent dalam pembelajaran matematika akan mengoptimalkan dan mementingkan
JBASICJBASIC Peneliti bertindak sebagai penyaji/praktisi dalam proses pembelajaran, sedangkan pengamat adalah teman sejawat yang bertugas di tempat penelitian. HasilPeneliti bertindak sebagai penyaji/praktisi dalam proses pembelajaran, sedangkan pengamat adalah teman sejawat yang bertugas di tempat penelitian. Hasil
JBASICJBASIC Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif picture and picture dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan literasi sosial siswa. HalHasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif picture and picture dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan literasi sosial siswa. Hal
Useful /
STIE TDNSTIE TDN Berdasarkan jumlah pengamatan data sampel sebelum full call auction sebanyak 239 data dan setelah full call auction sebanyak 235 data dengan kurun waktuBerdasarkan jumlah pengamatan data sampel sebelum full call auction sebanyak 239 data dan setelah full call auction sebanyak 235 data dengan kurun waktu
STIE TDNSTIE TDN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap praktik manajemen laba pada perusahaanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan
UNARSUNARS Seperti keterlibatan penyuluh sebagai tenaga pendamping dalam penyaluran kredit Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) belum sesuai dengan ketentuanSeperti keterlibatan penyuluh sebagai tenaga pendamping dalam penyaluran kredit Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) belum sesuai dengan ketentuan
JBASICJBASIC Penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar. OlehPenggunaan media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar. Oleh