UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis remaja yang ditinggal orang tuanya merantau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus pendekatan, melibatkan 6 orang peserta, terdiri atas 3 subjek dan 3 significant others dengan kriteria subjek masih diusia remaja atau sudah melewati tahap remaja dan salah satu atau semua orang tua subjek bekerja diluar daerah/merantau. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan 10 butir pertanyaan untuk subjek dan 9 butir pertanyaan untuk significant others, dan pertanyaan tersebut di ambil berdasarkan faktor yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Hasilnya menunjukkan bahwa remaja yang ditinggalkan salah satu atau semua orang tua subjek bekerja diluar daerah/merantau memiliki kesejahteraan psikologis yang rendah. Pada penelitian ini kesejahteraan psikologis remaja yang di tinggal orang tuanya merantau berada dalam taraf rendah, artinya perlu adanya penanganan lebih lanjut agar kesejahteraan psikologis remaja menjadi tinggi. Remaja yang orangtuanya merantau memiliki kesejahteraan psikologi yang baik dalam hal ini dapat membantu mereka melewati tugas perkembangan, menghadapi tantangan, menjalankan hidupnya dengan bahagia dan tenang, serta mampu mengatasi segala masalah yang dihadapi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor demografi, dukungan sosial, evaluasi terhadap pengalaman hidup, religiusitas, dan kepribadian memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja yang ditinggal merantau oleh orang tuanya.Remaja yang ditinggalkan orang tua merantau membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar, kemampuan mengevaluasi diri, tingkat religiusitas yang tinggi, dan kepribadian yang kuat untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.Dengan demikian, penting untuk memberikan perhatian dan dukungan yang lebih kepada remaja yang mengalami kondisi serupa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi koping yang digunakan oleh remaja dengan orang tua merantau dalam menghadapi masalah psikologis mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran sekolah dan masyarakat dalam memberikan dukungan sosial dan emosional kepada remaja dengan orang tua merantau, termasuk pengembangan program konseling atau mentoring yang sesuai. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan skala yang lebih besar dapat dilakukan untuk menguji validitas dan generalisasi temuan penelitian ini, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis remaja dengan orang tua merantau. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi psikologis remaja dengan orang tua merantau dan membantu dalam merumuskan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

  1. PERILAKU AGRESIF ANAK DISEBABKAN ORANG TUA MERANTAU | Sari | Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/396PERILAKU AGRESIF ANAK DISEBABKAN ORANG TUA MERANTAU Sari Al Madrasah Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah jurnal stiq amuntai ac index php al madrasah article view 396
Read online
File size243.45 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test