169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Karinding adalah alat musik tradisional Sunda yang sempat tenggelam namun kembali muncul dan berkembang dalam dekade terakhir. Kebangkitan ini sebagian besar disebabkan oleh kreativitas Abah Olot, yang berupaya menghidupkan kembali dan memodifikasi berbagai alat musik tradisional Sunda seperti celempung menjadi celempung rèntèng dan celempung melodi, serta kohkol menjadi kohkol latung. Abah Olot membentuk kelompok musik Giri Kerencèng yang menggabungkan karinding dengan alat musik tradisional Sunda yang telah dimodifikasi. Penelitian ini mengungkap kreativitas Abah Olot, menggunakan teori eksistensialisme dengan konsep being-in-the-world dan nonbeing untuk membahas bagaimana keberadaan Abah Olot dalam melestarikan dan mengembangkan karinding sebagai alat musik tradisional Sunda, serta dampaknya terhadap alat musik itu sendiri dan masyarakat.

Abah Olot memiliki motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang kuat dalam melestarikan karinding.Ia tidak hanya melestarikan bentuk fisik alat musik tersebut, tetapi juga nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.Melalui kolaborasi dengan alat musik lain dan pembentukan kelompok musik Giri Kerencèng, Abah Olot berhasil menghidupkan kembali karinding dan menjadikannya relevan dalam konteks musik modern.Upaya Abah Olot menunjukkan pentingnya pewarisan budaya dan kreativitas dalam menjaga keberlangsungan tradisi.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari kebangkitan karinding terhadap komunitas musisi tradisional di Jawa Barat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan pelestarian alat musik tradisional oleh Abah Olot dengan tokoh-tokoh pelestarian budaya lainnya di Indonesia. Ketiga, penelitian mendalam mengenai filosofi dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam karinding dapat dilakukan untuk memperkaya pemahaman tentang identitas budaya Sunda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang seni budaya dan pelestarian warisan budaya bangsa. Dengan memahami lebih dalam tentang proses kreatif dan strategi pelestarian yang dilakukan oleh Abah Olot, kita dapat merumuskan model-model pelestarian budaya yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size790.85 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test