INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO

QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan AgamaQALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama

Pentingnya menghafal hadits di sekolah dasar Islam mampu mengajak siswa untuk mengingat hadits secara permanen dalam waktu yang lama. Akan tetapi, perolehan hasil hafalan permanen tersebut hanya dimiliki oleh siswa yang berkonsentrasi dengan baik ketika melihat seorang guru dalam mengulang hadits. Penelitian ini menjelaskan tentang langkah pembelajaran kolaboratif untuk menghafal hadits untuk meningkatkan hasil hafalan bagi seluruh siswa di kelas. Penelitian ini menjelaskan; 1 konsep pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan menghafal hadits; 2. Menjelaskan langkah-langkah pembelajaran kolaboratif menghafal hadits di sekolah dasar Islam. 3. Penelitian ini dianalisis berdasarkan uraian penelitian tinjauan pustaka tentang prinsip kerjasama sebagai kemampuan sosial dan prinsip menghafal sebagai kemampuan kognitif yang diinternalisasikan untuk memudahkan menghafal hadits tanpa meninggalkan nilai kerjasama. Hasilnya adalah konsep pembelajaran kolaboratif menghafal hadits yang disebut SRAD GO, yaitu Melihat, Menghubungkan, Mengasosiasi, Mempertahankan dan dengan Tujuan sebagai komunitas pembelajaran penghafal hadits secara kelompok.

Hasil penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi konsep pembelajaran menghafal menggunakan pembelajaran kooperatif untuk memfasilitasi menghafal hadits pada siswa kelas empat di Madrasah Ibtidaiyah.Kegiatan menghafal menjadi lebih menyenangkan dan mudah dilakukan karena nilai tanggung jawab bersama untuk menguasai materi hadits muncul.Kebersamaan sosial melalui kolaborasi mampu meningkatkan dan mengajak setiap siswa untuk bergerak, menanggapi ajakan untuk menghafal bersama sehingga menjalankan kemampuan kognitif.Langkah-langkah yang diambil dalam pembelajaran kooperasi dalam menghafal hadits adalah melihat, mengajak, menghubungkan, mempertahankan hasil menghafal, dan berhasil menghafal bersama.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas model SRAD GO dalam konteks pembelajaran hadits di berbagai tingkatan kelas dan jenis sekolah Islam. Hal ini penting untuk mengetahui apakah model ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara luas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan menghafal hadits dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Instrumen ini dapat digunakan untuk memantau perkembangan siswa dan memberikan umpan balik yang tepat. Ketiga, penelitian dapat meneliti pengaruh faktor-faktor lain, seperti motivasi intrinsik siswa, dukungan orang tua, dan kualitas guru, terhadap keberhasilan penerapan model SRAD GO dalam pembelajaran hadits. Dengan memahami faktor-faktor ini, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

  1. The Concept of Memorizing Hadith based Cooperative Social at Elementary Islamic School | QALAMUNA: Jurnal... doi.org/10.37680/qalamuna.v13i1.744The Concept of Memorizing Hadith based Cooperative Social at Elementary Islamic School QALAMUNA Jurnal doi 10 37680 qalamuna v13i1 744
Read online
File size228.31 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test