GUNUNGSARIGUNUNGSARI

Jurnal Berita KesehatanJurnal Berita Kesehatan

Pelayanan kebidanan yang bermutu merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien, terutama pada pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di fasilitas kesehatan. Kepuasan pasien menjadi indikator keberhasilan pelayanan, karena mencerminkan sejauh mana harapan pasien terpenuhi melalui kualitas pelayanan yang diberikan bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan kebidanan terhadap tingkat kepuasan pasien di Poli KIA. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai mutu pelayanan kebidanan dalam kategori baik, cukup, dan kurang. Tingkat kepuasan pasien menunjukkan bahwa mayoritas pasien merasa puas dan sangat puas. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara mutu pelayanan kebidanan terhadap kepuasan pasien dengan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,468, yang berarti mutu pelayanan berkontribusi secara positif terhadap kepuasan pasien Poli KIA. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik mutu pelayanan kebidanan, semakin tinggi pula tingkat kepuasan pasien.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap 67 responden yang terdiri dari ibu hamil, bersalin, dan nifas di Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Marang, dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan kebidanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien di Poli KIA.Sebagian besar responden menilai mutu pelayanan kebidanan dalam kategori baik, dan sebagian besar pasien merasa puas hingga sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan.Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pelayanan kebidanan, terutama dari aspek struktur, proses, dan outcome, merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien di Poli KIA.Pihak manajemen Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan diharapkan melakukan evaluasi berkala terhadap aspek mutu pelayanan, terutama pada komponen proses dan outcome.Pengawasan yang lebih intensif, disertai pemberian umpan balik dan penghargaan bagi tenaga kesehatan, dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan semangat kerja dan kepuasan pasien.Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk ruang pelayanan yang nyaman, ketersediaan alat, dan sistem antrean yang efisien, akan mendukung peningkatan pengalaman positif pasien selama berada di fasilitas kesehatan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara fasilitas kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien yang tinggi dan rendah, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien, seperti kualitas komunikasi, empati, dan sikap profesional tenaga kesehatan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model pelatihan dan supervisi bagi tenaga bidan, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Terakhir, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi pasien terhadap aspek-aspek tertentu dalam pelayanan kebidanan, seperti kenyamanan ruang tunggu, kecepatan pelayanan, dan kejelasan informasi, sehingga dapat dikembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien di Poli KIA.

Read online
File size542.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test