NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat GlobalDevote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global

Remaja putri setiap bulannya mengalami menstruasi sehinngga berisiko terjadinya anemia, selain itu adanya kebiasaan diet yang tidak sehat, kurangnya konsumsi makanan yang bergizi dan tinggi zat besi merupakan penyebab risiko terjadinya anemia pada remaja putri. Berdasarkan data WHO, tahun 2021 prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 30%, di Indonesia sebesar 32%, Provinsi Gorontalo terdapat 213 kasus anemia pada remaja di tahun 2021, di Puskesmas Kota Tengah jumlah remaja yang di berikan Tablet FE pada tahun 2021 adalah sejumlah 168 Remaja putri. salah satu upaya penanganan yang telah dilakukan diantaranya memastikan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang telah didapatkan di puskesmas terdekat. Tujuan Pengabdian masyarakat membentuk satu kelompok khusus remaja putri dalam pencegahan anemia melalui pemeriksaan dini haemoglobin dan cara hidup sehat dan menerapkan aplikasi healty beauty dalam melakukan skrining anemia. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat terdiri dari dua tahap yaitu tahap persiapan, mempersiapkan surat izin dan media edukasi dan tahap pelaksanaan, melakukan edukasi dan pelatihan, membentuk satu kelompok khusus remaja putri dalam pencegahan anemia melalui pemeriksaan dini hemoglobin dan cara hidup sehat serta menerapkan aplikasi healty beauty dalam melakukan skrining anemia. Hasil kegiatan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri, serta terbentuknya kelompok remaja putri anti anemia.

Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia.Selain itu, terbentuk kelompok remaja putri anti anemia setelah dilakukan skrining kadar hemoglobin dan penerapan aplikasi Healthy Beauty.Kegiatan ini juga berhasil mengidentifikasi kelompok remaja putri yang mengalami anemia di SMPN 8 Kota Gorontalo.

Penelitian ini telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk kelompok anti-anemia. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan untuk melakukan beberapa studi lanjutan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana efektivitas program kelompok “Healthy Beauty dan penggunaan aplikasi tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya setelah enam bulan atau satu tahun. Apakah remaja putri tetap disiplin mengonsumsi tablet tambah darah dan menjaga kadar hemoglobin mereka? Kedua, penting untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor apa saja yang bisa memengaruhi keberhasilan program anti-anemia ini. Misalnya, apakah dukungan dari orang tua atau teman sebaya memiliki peran besar? Bagaimana dengan kondisi ekonomi keluarga atau kebiasaan makan khas di daerah tersebut? Memahami faktor-faktor ini akan sangat membantu dalam merancang program yang lebih tepat sasaran. Terakhir, karena program ini baru diujicobakan di satu wilayah, akan menarik untuk melihat apakah aplikasi “Healthy Beauty ini bisa bekerja dengan baik jika diterapkan di daerah lain yang mungkin memiliki tantangan atau karakteristik masyarakat yang berbeda. Apakah aplikasi saja cukup efektif tanpa harus membentuk kelompok, ataukah kombinasi keduanya memang lebih unggul? Hasil dari penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga untuk kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih luas.

Read online
File size649.51 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test