STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA

Jurnal Manajamen Informatika JayakartaJurnal Manajamen Informatika Jayakarta

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan melimpahnya informasi dan memunculkan tantangan seperti penurunan skor literasi digital serta kebutuhan akan validasi sosial dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi esensial untuk memungkinkan siswa SD mengevaluasi sumber informasi secara kritis dan membangun pemahaman yang terverifikasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi prototipe antarmuka (UI/UX) sistem pencarian berbasis kolaborasi untuk siswa SD menggunakan metode Design Thinking, dengan harapan sistem ini berfungsi sebagai e-learning yang efektif dalam memperkuat literasi dan motivasi belajar siswa. Evaluasi dua iterasi prototipe pada siswa SD menunjukkan peningkatan signifikan pada usability, dimana Success Rate meningkat menjadi 87,07% (dari 53,73%) dan Completion Time berkurang menjadi 39,92 detik. Berdasarkan kuesioner UEQ (User Experience Questionnaire), aspek fungsionalitas seperti Perspicuity (1,73), Efficiency (1,75), dan Dependability (1,92) meningkat tajam. Meskipun aspek daya tarik (Attractiveness 1,90) dan inovasi (Novelty 1,05) menunjukkan perlunya pengembangan visual lebih lanjut, hasil IMI (Intrinsic Motivation Inventory) mengkonfirmasi efektivitas sistem dalam memicu motivasi intrinsik, dengan peningkatan pada semua dimensi, termasuk Interest/Enjoyment (5,76) dan Value/Usefulness (5,61). Secara keseluruhan, prototipe sistem ini berhasil memperkuat literasi dan motivasi intrinsik, menjadikannya solusi e-learning yang efektif.

Rancangan desain antarmuka sistem pencarian berbasis kolaborasi menunjukkan peningkatan kemudahan penggunaan pada iterasi kedua, ditandai dengan kenaikan Success Rate dan penurunan Completion Time.Secara fungsional, sistem dinilai sangat baik berdasarkan skor UEQ, meskipun aspek estetika dan inovasi masih perlu diperbaiki.Desain ini juga memberikan dampak positif terhadap motivasi intrinsik siswa, sebagaimana dibuktikan oleh peningkatan skor IMI pada semua dimensi.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana fitur moderasi guru dapat diintegrasikan secara efektif dalam sistem kolaboratif untuk memastikan validitas informasi tanpa mengurangi kemandirian siswa dalam proses verifikasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi desain ulang antarmuka yang lebih menarik dan inovatif bagi pengguna baru, dengan mengadaptasi elemen visual dari platform media sosial yang populer di kalangan anak-anak, agar sistem tetap menyenangkan dan mudah dipahami sejak awal penggunaan. Ketiga, diperlukan studi lebih lanjut mengenai optimasi alur navigasi fitur kolaborasi—seperti pembuatan tim dan pelacakan aktivitas kelompok—dengan fokus pada penyederhanaan proses dan penambahan umpan balik visual yang jelas, agar siswa dapat bekerja sama secara efektif tanpa bingung atau kehilangan fokus. Ketiga arah penelitian ini akan memperkuat kualitas sistem sebagai alat pembelajaran digital yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menarik, mandiri, dan benar-benar mendukung literasi informasi berbasis kolaborasi di tingkat sekolah dasar.

  1. Studi Perancangan Desain Antarmuka Sistem Pencarian Berbasis Kolaborasi untuk Pembelajaran Siswa | Jurnal... doi.org/10.52362/jmijayakarta.v6i1.2214Studi Perancangan Desain Antarmuka Sistem Pencarian Berbasis Kolaborasi untuk Pembelajaran Siswa Jurnal doi 10 52362 jmijayakarta v6i1 2214
Read online
File size1.01 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test