USNIUSNI

JURNAL SATYA INFORMATIKAJURNAL SATYA INFORMATIKA

Sekolah Dasar IT Jabal Nur merupakan landasan pembentukan pengetahuan dan keterampilan siswa. Proses pembelajaran yang efektif di tingkat ini memiliki dampak signifikan pada perkembangan akademik, sosial, dan pribadi siswa. Kualitas pembelajaran memerlukan pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan untuk memastikan hasil yang memuaskan. Proses evaluasi siswa umumnya dilaporkan kepada orang tua secara periodik, namun kendala muncul ketika akses informasi terbatas. Monitoring dan evaluasi adalah instrumen penting dalam memahami pencapaian tujuan pembelajaran, mengidentifikasi kekurangan metode pengajaran, dan memungkinkan penyesuaian yang diperlukan meskipun pemantauan dan evaluasi di tingkat sekolah dasar penting, terdapat ketidakefisienan dalam pengumpulan data, kurangnya penggunaan teknologi informasi, perbedaan pemahaman guru tentang evaluasi, dan perlunya evaluasi komprehensif terhadap seluruh aspek perkembangan siswa. Kajian ini relevan karena membantu dalam mengembangkan sistem yang efisien untuk memantau dan mengevaluasi proses pembelajaran di sekolah dasar. Sistem ini bertujuan untuk mendukung siswa mencapai potensi penuh mereka dengan meningkatkan keterlibatan orang tua.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh kesimpulan setelah melalui proses dari identifikasi masalah dengan wawancara di SD IT Jabal Nur, serta melalui studi literatur dan melakukan pengamatan langsung pada obyek, sehingga dapat dilakukan perancangan sistem ini.Perancangan dilakukan dengan merancang diagram konteks, diagram jenjang, diagram setiap level, serta melakukan perancangan database dan desain interface untuk input transaksi maupun output dari aplikasi.Desain sistem monitoring ini diharapkan dapat memberikan gambaran ketika desain ini akan diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman.

Untuk meningkatkan efektivitas sistem monitoring pembelajaran terpadu, perlu dipertimbangkan beberapa aspek. Pertama, sistem dapat dikembangkan untuk memungkinkan komunikasi dua arah antara orang tua dan guru, sehingga informasi tentang perkembangan siswa dapat lebih mudah diakses dan dipahami. Kedua, sistem dapat memberikan peringatan ketika siswa telah melampaui batas minimal kehadiran, agar orang tua dan guru dapat mengambil tindakan yang diperlukan. Ketiga, sistem dapat menambahkan fitur untuk mengatur jadwal pertemuan antara orang tua dan guru, sehingga komunikasi dan kolaborasi dapat lebih terfasilitasi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, sistem monitoring pembelajaran terpadu dapat menjadi lebih komprehensif dan mendukung pertumbuhan siswa secara optimal.

Read online
File size852.71 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test