STAIARROSYIDSTAIARROSYID

BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan PemikiranBHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran

Penelitian ini pada dasarnya untuk mendeskripsikan tasawuf yang ada dalam kitab al-Hikam, corak tasawuf dalam kitab tersebut dan implikasinya dalam pembentukan akhlak di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin. Dengan penelitian ini diharapkan Meningkatkan wawasan pengetahuan dan keilmuan yang lebih luas tentang tasawuf dalam kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah as Sakandari dan bisa membantu usaha dalam pengamalan terhadap corak tasawuf yang terkandung dalam kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah as Sakandari begitu juga sebagai rujukan dalam pembentukan akhlak seseorang. Dalam kitab ini terdapat konsep tasawuf yang membantu seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada allah. Tasawuf yang memiliki berbagai perkembangan dari zaman ke zaman dibagi menjadi dua macam: a. Tasawuf sunni b. Tasawuf falsafi. Kitab al-Hikamberisi mengenai beberapa ajaran tasawuf: a. Tasawuf sunni yang dibagi menjadi dua, 1. Tasawuf akhlaki, tasawuf yang memprioritaskan pada pembentukan akhlak karimah dengan beberapa tahapan: Takhalli, proses pembersihan diri dari sifat tercela, Takhalli, proses penghiasan diri dengan akhlak karimah, Tajalli>, sebuah kedudukan yang diperoleh setelah melalui dua tahap diatas yakni tidak adanya hijab yang menutupi antara seorang hamba dengan tuhannya. b. Tasawuf amali, proses peningkatan amal dengan berbagai proses (maqamat) sehingga menuju keadaan-keadaan yang dituju (ahwal). c. Tasawuf falsafi merupakan tasawuf yang ajarannya memadukan antara visi mistis dan visi rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kitab al-Hikammemiliki beberapa ajaran tasawufnya namun yang paling dominan adalah tasawuf sunni yakni tasawuf akhlaki. Sehingga kitab ini bisa menjadi rujukan untuk menata akhlak seseorang untuk memiliki akhlak karimah.

Berdasarkan hasil penelitian Mengacu kepada penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai isi kitab al-Hikamdalam segi tasawuf dan corak tasawuf bahwa 1.Konsep tasawuf yang diajarkan oleh Ibn Athaillah memiliki beberapa tahapan, diantaranya.Proses pembinaan akhlaq, proses ini mengarahkan kepada seorang hamba agar menjadi hamba yang berakhlak karimah b.Menghindari segala hal-hal yang menjadikan diri jauh dari allah yang bersifat batin atau disebut dengan penyakit hati c.Melakukan riyadah al-qulub, sebab segala perbuatan bersumber dari hati 2.Corak tasawuf dalam kitab al-Hikam, dalam kitab ini terdapat beberapa ajaran tasawuf diantaranya.tasawuf sunni yakni akhlaki dan falsafi b.Namun dalam kitab ini memiliki corak akhlaki.Corak tasawuf kitab Hika>m memiliki impikasi dalam pembentukan akhlak santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, dengan konsepnya takhalli, Takhalli dan tajalli.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara corak tasawuf dalam kitab al-Hikam dengan kitab-kitab tasawuf lainnya, seperti Ihya Ulum ad-Din. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada implementasi corak tasawuf dalam pembentukan akhlak di pondok pesantren yang berbeda, untuk melihat apakah ada perbedaan atau kesamaan dalam penerapannya. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang konsep riyadah al-qulub dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Read online
File size245.03 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test