UNSIKAUNSIKA

Wahana Karya Ilmiah PendidikanWahana Karya Ilmiah Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan seni budaya Islam sebagai sarana pembentukan karakter religius dan penguatan identitas keislaman remaja. Dengan menggunakan metode studi literatur dan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini mengkaji beragam sumber ilmiah terkait integrasi seni Islami seperti kaligrafi, teater dakwah, hadrah, dan syair religi dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator kreatif yang menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan ekspresi seni sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan perkembangan budaya remaja. Seni budaya Islam juga berkontribusi dalam menanamkan nilai moderasi beragama, membentuk karakter, serta memperkuat budaya religius di sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi pedagogis berbasis seni budaya sebagai upaya menghadapi tantangan globalisasi dalam pendidikan Islam.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan elemen strategis yang berfungsi ganda sebagai pengajar pengetahuan keagamaan sekaligus pendidik nilai, pembimbing moral, dan teladan dalam membentuk karakter peserta didik.Peran ini menuntut guru untuk berinovasi dan beradaptasi dengan era digital agar ajaran agama dapat terinternalisasi secara kontekstual melalui penyelarasan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.Integrasi seni budaya Islam menjadi media efektif bagi guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial melalui pengalaman estetika yang menyenangkan dan mendalam.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan seni budaya Islam berbasis digital, seperti kaligrafi digital atau musik dakwah kreatif, dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman religius remaja di sekolah-sekolah umum yang beragam latar belakang agamanya. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran kolaboratif antara guru PAI dan guru seni budaya dalam mengembangkan program ekstrakurikuler yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan ekspresi seni modern tanpa kehilangan makna spiritualnya. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang kegiatan seni Islami—seperti festival hadrah atau pementasan teater dakwah—terhadap pembentukan karakter moderasi beragama dan rasa nasionalisme pada siswa selama dan setelah mereka menyelesaikan pendidikan menengah. Penelitian-penelitian ini akan membantu merancang pendekatan pendidikan yang lebih holistik, inovatif, dan relevan dengan realitas sosial serta perkembangan teknologi di kalangan remaja saat ini.

  1. IMPLEMENTASI SENI DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN | JURNAL PUSAKA: Media Kajian dan Pemikiran Islam.... ejournal.alqolam.ac.id/index.php/jurnal_pusaka/article/view/652IMPLEMENTASI SENI DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN JURNAL PUSAKA Media Kajian dan Pemikiran Islam ejournal alqolam ac index php jurnal pusaka article view 652
  2. Transformasi Budaya Religius: Strategi Implementasi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama... doi.org/10.69900/ag.v4i2.209Transformasi Budaya Religius Strategi Implementasi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama doi 10 69900 ag v4i2 209
Read online
File size484.53 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test