IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA
JIEP: Journal of Islamic Education PapuaJIEP: Journal of Islamic Education PapuaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika pelaksanaan asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan systematic literature review terhadap sejumlah studi relevan. Asesmen HOTS merupakan instrumen penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif peserta didik, khususnya dalam memahami nilai-nilai ajaran Islam secara kontekstual. Namun, implementasi asesmen HOTS dalam pembelajaran PAI masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal, ketidaksesuaian antara perangkat ajar dan asesmen, serta rendahnya kesiapan siswa dalam menjawab soal berbasis penalaran tingkat tinggi. Melalui telaah terhadap artikel-artikel ilmiah yang terbit dalam 5 tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa problematika pelaksanaan asesmen HOTS bersifat sistemik dan menuntut intervensi yang menyeluruh, mulai dari penguatan kapasitas guru, pengembangan perangkat ajar yang kontekstual, hingga penciptaan iklim belajar yang mendukung pengembangan nalar kritis siswa.
Berdasarkan hasil systematic literature review terhadap berbagai penelitian yang relevan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan asesmen HOTS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi berbagai problematika yang bersifat struktural dan pedagogis.Permasalahan utama terletak pada rendahnya pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun dan menerapkan instrumen asesmen HOTS yang sesuai dengan karakteristik materi PAI.Selain itu, keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya dukungan perangkat ajar, dan minimnya pelatihan profesional menjadi faktor penghambat yang signifikan.Ketidaksiapan peserta didik dalam merespons soal HOTS juga menunjukkan bahwa pembelajaran PAI belum sepenuhnya mendorong pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi secara optimal.
Untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, pemerintah, dan institusi pendidikan tinggi dalam merancang strategi implementasi asesmen HOTS yang aplikatif dalam konteks PAI. Dukungan berupa pelatihan intensif, penyediaan perangkat ajar yang relevan, serta kebijakan yang mendukung penguatan HOTS sangat diperlukan. Selain itu, kolaborasi antar guru dalam bentuk komunitas belajar juga dapat menjadi wadah berbagi praktik terbaik asesmen. Dengan pendekatan yang menyeluruh, pelaksanaan asesmen HOTS dalam pembelajaran PAI dapat ditingkatkan secara signifikan.
- Steps in Implementing the Evaluation of Islamic Religious Education (PAI) Learning | Abdurrasyid | JIM:... doi.org/10.24815/jimps.v9i4.33091Steps in Implementing the Evaluation of Islamic Religious Education PAI Learning Abdurrasyid JIM doi 10 24815 jimps v9i4 33091
- Building Critical and Moral Generation: The Implementation of HOTS Approach in Islamic Religious Education... doi.org/10.31004/jele.v10i1.656Building Critical and Moral Generation The Implementation of HOTS Approach in Islamic Religious Education doi 10 31004 jele v10i1 656
- An Analysis of Students’ Higher Order Thinking Skills Through the Project-Based Learning Model... doi.org/10.15294/jpfi.v19i1.34259An Analysis of StudentsAo Higher Order Thinking Skills Through the Project Based Learning Model doi 10 15294 jpfi v19i1 34259
| File size | 157.6 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII semesterSetiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII semester
UKITORAJAUKITORAJA Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 81 mahasiswa tingkat pertamaMetode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 81 mahasiswa tingkat pertama
UIJUIJ Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Oleh karena itu, kolaborasi antara pendidik, institusi pendidikan, dan pemerintah diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengoptimalkan pemanfaatanOleh karena itu, kolaborasi antara pendidik, institusi pendidikan, dan pemerintah diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengoptimalkan pemanfaatan
UMPRUMPR Motivasi belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas tinggi di Kota Palangka Raya. Namun,Motivasi belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas tinggi di Kota Palangka Raya. Namun,
ARIPAFIARIPAFI Metode yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus melalui langkah-langkahMetode yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus melalui langkah-langkah
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Sebagian besar siswa tahun pertama SD 1 Muhammadiyah Banda Aceh memiliki pendapat yang baik tentang mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini menunjukkanSebagian besar siswa tahun pertama SD 1 Muhammadiyah Banda Aceh memiliki pendapat yang baik tentang mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini menunjukkan
UNIBUNIB Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pola penalaran ilmiah mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan permasalahan suhu dan kalor yang diberikanSehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pola penalaran ilmiah mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan permasalahan suhu dan kalor yang diberikan
Useful /
LARISMALARISMA Keberhasilan implementasi memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, dukungan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru, sertaKeberhasilan implementasi memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, dukungan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru, serta
LARISMALARISMA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Swasta Darul Muttaqin Kandangan sebanyak 90 siswa. Sampel yang digunakan adalah kelasPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Swasta Darul Muttaqin Kandangan sebanyak 90 siswa. Sampel yang digunakan adalah kelas
LARISMALARISMA Uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel, yaitu 16,4037 > 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhUji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel, yaitu 16,4037 > 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kesimpulannya, implementasi supervisi kepala sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja guru di SMKN 2 Kec. Terdapat hubungan yang signifikan antaraKesimpulannya, implementasi supervisi kepala sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja guru di SMKN 2 Kec. Terdapat hubungan yang signifikan antara