LLDIKTI13LLDIKTI13

Aceh Journal of Health InnovationAceh Journal of Health Innovation

Kesehatan mental menjadi salah satu kasus yang membutuhkan perhatian dari keluarga. Orang tua berperan penting dalam upaya mencegah timbulnya permasalahan kesehatan mental pada remaja, seperti stres dan kecemasan. Oleh karena itu, diperlukan media promosi kesehatan yang dapat digunakan oleh keluarga, salah satunya adalah TikTok sebagai salah satu platform yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan TikTok sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan mental remaja. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan pre-test dan post-test pada 30 keluarga sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Alur pelaksanaan dalam penelitian ini adalah pre-test untuk mengukur pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi promosi kesehatan melalui media TikTok dan post-test setelah keluarga mendapatkan perlakuan berupa edukasi kesehatan mental pada remaja melalui media TikTok yang telah disiapkan oleh tim peneliti berupa tautan https://vt.tiktok.com/ZS2yc3nf2/. Pengolahan data dalam variabel pengetahuan menggunakan SPSS. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan media TikTok sebagai media promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan mental pada remaja (p value = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa TikTok terbukti efektif sebagai media promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan mental pada remaja. Disarankan pada institusi kesehatan dapat mempertimbangkan TikTok sebagai media yang dapat digunakan sebagai media promosi kesehatan.

TikTok terbukti efektif sebagai media promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan mental pada remaja.Peningkatan pengetahuan ini memungkinkan keluarga mengenali tanda, gejala, dan upaya pencegahan gangguan kesehatan mental pada remaja.Hasil penelitian ini mendukung penggunaan TikTok sebagai platform edukatif yang berpotensi membangun ketahanan keluarga dan masyarakat melalui kesehatan mental yang lebih baik.

Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana konten TikTok yang dirancang oleh tenaga kesehatan profesional memengaruhi perubahan perilaku orang tua dalam merespons tanda-tanda gangguan mental pada remaja, bukan hanya pengetahuan. Selain itu, perlu diteliti bagaimana efektivitas TikTok berbeda antara keluarga yang sudah memiliki akun dan yang belum, serta apakah durasi paparan konten (misalnya, satu minggu vs. empat minggu) memengaruhi tingkat pemahaman dan keberlanjutan pengetahuan. Terakhir, penelitian baru bisa mengembangkan dan menguji model intervensi berbasis TikTok yang mengintegrasikan edukasi kesehatan mental dengan keterlibatan aktif remaja sebagai pembuat konten, sehingga membangun dialog dua arah antara orang tua dan anak, yang mungkin lebih efektif dalam mengurangi stigma dan meningkatkan dukungan emosional di dalam rumah tangga.

  1. #rumah sakit#rumah sakit
  2. #kesehatan mental#kesehatan mental
Read online
File size830.1 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-22I
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test