IAINAMBONIAINAMBON
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islamal-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama IslamPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) terhadap motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model IOC dan kelas kontrol yang tidak menggunakan model IOC. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai uji-T sebesar 3,904 lebih tinggi dibandingkan t tabel sebesar 1,666, dengan tingkat signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,005. Hal ini membuktikan bahwa model IOC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar mereka. Temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa model pembelajaran IOC dapat diterapkan secara efektif dalam pendidikan agama islam untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Oleh karena itu, model IOC direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Model pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).Model ini terbukti menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, dinamis, dan menyenangkan, sehingga mendorong partisipasi aktif dan pemahaman materi yang lebih mendalam.Guru dan sekolah disarankan untuk menerapkan dan mengembangkan model IOC secara lebih luas serta memberikan pelatihan agar penerapannya lebih efektif.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model Inside-Outside-Circle (IOC) memengaruhi siswa dengan berbagai gaya belajar, seperti visual, auditori, dan kinestetik, agar dapat diketahui apakah model ini efektif untuk semua tipe siswa atau memerlukan penyesuaian khusus. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang model IOC terhadap retensi pengetahuan dan karakter religius siswa, agar dapat dipahami sejauh mana metode ini tidak hanya meningkatkan motivasi tetapi juga membentuk nilai-nilai islami secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang adaptasi model IOC dalam pembelajaran hybrid atau daring, untuk mengevaluasi efektivitasnya di luar kelas konvensional, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki keterbatasan ruang atau akses teknologi. Dengan memahami interaksi antara gaya belajar dan model IOC, kita bisa merancang pembelajaran yang lebih personal. Menilai dampak jangka panjang membantu memastikan bahwa peningkatan motivasi berujung pada pembentukan karakter. Sementara itu, adaptasi digital memungkinkan inovasi ini menjangkau lebih banyak siswa di berbagai kondisi sekolah. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dan memperkuat fondasi pengembangan metode pembelajaran kooperatif dalam pendidikan agama Islam. Studi tentang personalisasi pembelajaran, efek jangka panjang, dan transformasi digital sangat relevan untuk memperluas relevansi model IOC. Dengan demikian, pendidikan agama bisa menjadi lebih inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
- Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC) Terhadap Kemampuan Pemahaman... doi.org/10.32665/james.v5i2.301Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle IOC Terhadap Kemampuan Pemahaman doi 10 32665 james v5i2 301
- Inside-Outside-Circle; An Innovative Islamic Education Learning Method To Enhance Students' Learning... doi.org/10.33477/alt.v10i1.9345Inside Outside Circle An Innovative Islamic Education Learning Method To Enhance Students Learning doi 10 33477 alt v10i1 9345
| File size | 1.03 MB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan video lebih efektif dibandingkan dengan hasil pembelajaranHasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan video lebih efektif dibandingkan dengan hasil pembelajaran
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata‑rata skor membaca dari 72,37 pada pre‑test menjadi 87,63 pada post‑test, menandakan peningkatan signifikanHasil menunjukkan peningkatan nilai rata‑rata skor membaca dari 72,37 pada pre‑test menjadi 87,63 pada post‑test, menandakan peningkatan signifikan
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penerapan membaca teks laporan digunakan sebagai instrumen, dan peneliti menggunakan formula “t test. Berdasarkan data yang dianalisis, ditemukan bahwaPenerapan membaca teks laporan digunakan sebagai instrumen, dan peneliti menggunakan formula “t test. Berdasarkan data yang dianalisis, ditemukan bahwa
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Pada siklus pertama, pencapaian siswa mencapai 50%, sementara pada siklus kedua, skor meningkat sebesar 37% dan berhasil mencapai target kriteria 87%.Pada siklus pertama, pencapaian siswa mencapai 50%, sementara pada siklus kedua, skor meningkat sebesar 37% dan berhasil mencapai target kriteria 87%.
ALSHOBARALSHOBAR Uji coba media pembelajaran tersebut dilakukan pada 10 peserta didik kelas VIII-E SMPN 2 Palang. Tahap implementasi melibatkan penggunaan media oleh seluruhUji coba media pembelajaran tersebut dilakukan pada 10 peserta didik kelas VIII-E SMPN 2 Palang. Tahap implementasi melibatkan penggunaan media oleh seluruh
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untukHasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untuk
UNISLAUNISLA Penelitian ini dilakukan di SMP An-Nur Watukosek-Pasuruan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. SubjekPenelitian ini dilakukan di SMP An-Nur Watukosek-Pasuruan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek
IAISAMBASIAISAMBAS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator regulasi diri, berpikir kritis, dan berpikir kreatif mengalami peningkatan setelah penerapan asesmen formatif.meskipunHasil penelitian menunjukkan bahwa indikator regulasi diri, berpikir kritis, dan berpikir kreatif mengalami peningkatan setelah penerapan asesmen formatif.meskipun
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap pengambilan keputusan nasabah dalam pengambilan kredit selama danBerdasarkan penelitian ini dapat diketahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap pengambilan keputusan nasabah dalam pengambilan kredit selama dan
FIP UNGFIP UNG Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan workshop yang fokus membahas berbagai masalah tertentu yang disertai dengan pelatihan.Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan workshop yang fokus membahas berbagai masalah tertentu yang disertai dengan pelatihan.
FIP UNGFIP UNG Minimnya partisipasi mahasiswa di Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi dalam mengikuti kegiatan ini perlu mendapatkanMinimnya partisipasi mahasiswa di Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi dalam mengikuti kegiatan ini perlu mendapatkan