IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

QAULAN: Journal of Islamic CommunicationQAULAN: Journal of Islamic Communication

Artikel ini mengkaji bagaimana prinsip‑prinsip tasawuf Naqsyabandiyah dapat berfungsi sebagai kerangka spiritual dalam menghadapi dampak etis dan psikologis yang muncul akibat budaya media sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konseptual dan hermeneutik terhadap teks, dengan mengacu pada karya‑karya klasik Naqsyabandiyah serta ajaran Qurani dan Nabawi sebagai sumber utama. Teks‑teks tersebut dianalisis secara tematik untuk mengekstraksi sebelas prinsip Naqsyabandiyah dan memetakannya dengan berbagai dampak negatif digital yang telah didokumentasikan dalam literatur psikologi media, seperti kecanduan, distraksi, narsisme dalam presentasi diri, perundungan siber, serta paparan konten berbahaya. Artikel ini mengusulkan sebuah model teoretis yaitu Kerangka Etika Digital Naqsyabandiyah yang mengintegrasikan disiplin perhatian, pemurnian niat, dan pengendalian diri moral sebagai langkah spiritual untuk menangkal dampak tersebut. Temuan penelitian ini berkontribusi pada kajian etika komunikasi Islam serta menawarkan implikasi praktis bagi aktivitas dakwah, pendidikan, dan inisiatif literasi digital.

Naqshbandi Digital Ethics Framework memberikan kerangka konseptual yang menekankan disiplin perhatian, pemurnian niat, dan pengendalian diri moral sebagai respons terhadap bahaya digital.Kerangka ini memperluas diskursus etika komunikasi Islam dengan menggabungkan psikologi spiritual Sufi dalam konteks media sosial modern.Namun, keterbatasan struktural, seperti dominasi kapitalisme pengawasan dan variabilitas komitmen spiritual, menunjukkan perlunya pengujian empiris dan integrasi kebijakan untuk efektivitasnya di kalangan remaja Muslim.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi eksperimental untuk mengukur dampak intervensi berbasis dhikr digital pada kecanduan media sosial di kalangan remaja, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap program mindfulness sekuler; mengkaji penerapan Kerangka Etika Digital Naqshbandi di lingkungan pendidikan Islam, termasuk desain modul pelajaran dan observasi perubahan perilaku siswa; serta melakukan analisis kualitatif terhadap praktik spiritual Naqshbandi dalam konteks komunitas Muslim yang beragam, guna mengevaluasi dialog dan adaptasi prinsip-prinsip Naqshbandi dengan realitas sosial dan budaya lokal.

Read online
File size443.12 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test