USNSJUSNSJ
Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and EducationMedia pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar, baik di dalam maupun di luar kelas. Untuk memberikan pembelajaran yang tepat bagi siswa berdasarkan penelitian sebelumnya, setidaknya diperlukan tiga tes lapangan yang berbeda. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen yang memberikan hasil dari tes lapangan kedua tentang bakteri penghancur selulosa dari mikrobiologi handout tanah mangrove baik dalam kemampuan kognitif maupun kemampuan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan efek handout mikrobiologi ini pada prestasi kognitif siswa dan memperoleh data tentang instruksi laboratorium tertulis yang tidak tepat dalam handout tersebut. Data diperoleh dengan melakukan kegiatan belajar menggunakan handout yang dikembangkan yang dilakukan dua kali dalam kelas teori dan tiga kali aktivitas praktikum menggunakan instruksi yang tertulis dalam handout. Di akhir kegiatan kelas teori, siswa melakukan posttest untuk mengonfirmasi peningkatan kemampuan kognitif mereka sementara kemampuan praktis mereka diamati menggunakan lembar observasi selama kegiatan mereka. Hasil menunjukkan bahwa handout yang diuji dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada tingkat rata-rata (n gain 0,419). Sebaliknya, beberapa bagian instruksi laboratorium tertulis perlu diperbaiki untuk membuat handout mikrobiologi yang lebih baik.
Berdasarkan hasil penelitian, handout mikrobiologi bakteri penghancur selulosa dari tanah mangrove dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam kategori rata-rata (n-gain 0,419), tetapi masih memerlukan banyak perbaikan terutama dalam instruksi dan penggunaan alat yang diperlukan.
Untuk meningkatkan kualitas proses belajar, penting untuk mempertimbangkan beberapa komponen utama, termasuk tujuan pembelajaran, metode, media, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa dan membuat pembelajaran lebih menarik. Namun, penting untuk terus mengembangkan dan memperbarui media pembelajaran untuk menjaga efektivitasnya. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya menghubungkan materi pembelajaran dengan situasi nyata siswa dan mendorong kreativitas mereka. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan handout mikrobiologi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam mengintegrasikan sumber belajar lokal ke dalam media pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas handout mikrobiologi dalam meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa dan memberikan pengalaman praktis yang nyata.
- Meaningful Learning in Practice : Journal of Education and Human Development. meaningful learning practice... doi.org/10.15640/jehd.v3n4a18Meaningful Learning in Practice Journal of Education and Human Development meaningful learning practice doi 10 15640 jehd v3n4a18
- Isolation and characterization of bacteria from mangrove sediment at coastal area in Pangkep South Sulawesi... doi.org/10.1088/1742-6596/1341/2/022016Isolation and characterization of bacteria from mangrove sediment at coastal area in Pangkep South Sulawesi doi 10 1088 1742 6596 1341 2 022016
| File size | 926.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran diferensial di SMP Negeri 5 Gunungsitoli telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalamPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran diferensial di SMP Negeri 5 Gunungsitoli telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam
AFEKSIAFEKSI Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakanInstrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan
ABULYATAMAABULYATAMA Permasalahan yang diangkat yaitu rendahnya keterlibatan siswa dan kurangnya pengembangan keterampilan abad 21 dalam pembelajaran konvensional. PenelitianPermasalahan yang diangkat yaitu rendahnya keterlibatan siswa dan kurangnya pengembangan keterampilan abad 21 dalam pembelajaran konvensional. Penelitian
AMIKVETERANAMIKVETERAN Subjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasiSubjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasi
JOMPUJOMPU Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
MAHADEWAMAHADEWA Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Surya Wisata Kediri yang berjumlah 31 orang, yang terdiri dari siswa perempuan 19 orang dan siswa laki-lakiSubjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Surya Wisata Kediri yang berjumlah 31 orang, yang terdiri dari siswa perempuan 19 orang dan siswa laki-laki
CITRABAKTICITRABAKTI Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar siswa dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trioPenelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar siswa dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio
IICETIICET Sementara itu, kemampuan kognitif siswa untuk tingkat pemahaman meningkat dari 75,97 pada siklus I menjadi 90,15 pada siklus II. Oleh karena itu, modelSementara itu, kemampuan kognitif siswa untuk tingkat pemahaman meningkat dari 75,97 pada siklus I menjadi 90,15 pada siklus II. Oleh karena itu, model
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Kedua, aparatur penegak hukum menghadapi kendala substantif dalam melakukan penindakan hukum terhadap pelanggaran, dikarenakan tidak adanya dasar hukumKedua, aparatur penegak hukum menghadapi kendala substantif dalam melakukan penindakan hukum terhadap pelanggaran, dikarenakan tidak adanya dasar hukum
JOMPUJOMPU Mereka dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan dua tes yaitu pre-testMereka dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan dua tes yaitu pre-test
USNSJUSNSJ ) di Pulau Kaledupa memiliki rata-rata morfometri tertinggi di Stasiun I (Pulau Hoga, Dusun Furake) karena kondisi lingkungan yang masih alami dan merupakan) di Pulau Kaledupa memiliki rata-rata morfometri tertinggi di Stasiun I (Pulau Hoga, Dusun Furake) karena kondisi lingkungan yang masih alami dan merupakan
JAYABAYAJAYABAYA Implementasi kebijakan pidana denda dan pidana penjara pengganti denda bagi pelaku tindak pidana narkotika, secara umum, telah diimplementasikan di semuaImplementasi kebijakan pidana denda dan pidana penjara pengganti denda bagi pelaku tindak pidana narkotika, secara umum, telah diimplementasikan di semua