USNSJUSNSJ
Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and EducationBaluran National Park is a Natural Resources Conservation area. Avifauna is a perfect indicator to determine environmental health and the value of biodiversity as a whole. This study aimed to assess the diversity of avifauna species and their abundance in Baluran National Park. This research using a combination line transect and point count method. The results showed that Baluran National Park has high species diversity. Species found during the study were 36 of 24 families. As many as 11% (4 species) of birds are in a large category, 39% (14 species) in a general category, 19% (7 species) in a frequent category, 6% (2 species) in an uncommon category and 25% (9 species) in a rare category. Based on the research results, it can be concluded that there are various kinds of avifauna in Baluran National Park.
The research conducted in the coastal forest of Baluran National Park identified 14 different bird species.Anthracoceros albirostris was found to be the most dominant species, thriving in the open vegetation.The highest bird species diversity was observed on transect four, while the lowest was on transect two.Species diversity is influenced by vegetation type, resulting in varying habitat preferences among different species.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap distribusi dan kelimpahan spesies avifauna di Baluran National Park, mengingat perubahan iklim dapat mengubah komposisi vegetasi dan ketersediaan sumber daya makanan. Selain itu, studi mendalam mengenai interaksi antara avifauna dengan flora lokal, khususnya jenis-jenis pohon yang menjadi habitat dan sumber makanan utama, perlu dilakukan untuk memahami peran penting burung dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Terakhir, penelitian mengenai efektivitas berbagai metode konservasi terhadap populasi burung yang terancam pun perlu dipertimbangkan, termasuk upaya restorasi habitat dan pengendalian perburuan liar, untuk memastikan kelestarian keanekaragaman hayati avifauna di Baluran National Park.
| File size | 917.95 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain One GroupPopulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain One Group
UPSUPS The data collection technique used pretest and posttest questionnaires. This program uses a contextual and participatory approach, thereby directly involvingThe data collection technique used pretest and posttest questionnaires. This program uses a contextual and participatory approach, thereby directly involving
UPSUPS Institusi pendidikan tinggi mempercepat penyebaran melalui kurikulum interdisipliner, laboratorium hidup, dan dukungan penetapan standar. Kontribusi iniInstitusi pendidikan tinggi mempercepat penyebaran melalui kurikulum interdisipliner, laboratorium hidup, dan dukungan penetapan standar. Kontribusi ini
UNISSULAUNISSULA Dari aspek menerapkan matematika siswa mampu mengunakan konsep, fakta, dan prosedur dalam merumuskan menyajikan serta menyelesaikan masalah. Pada aspekDari aspek menerapkan matematika siswa mampu mengunakan konsep, fakta, dan prosedur dalam merumuskan menyajikan serta menyelesaikan masalah. Pada aspek
UYPUYP Implementasi STAD terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab secara keseluruhan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan materi yangImplementasi STAD terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab secara keseluruhan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan materi yang
MAHADEWAMAHADEWA Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Kuta yang diambil dengan teknik secara random sampling. Metode pengumpulan data diambil observasi,Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Kuta yang diambil dengan teknik secara random sampling. Metode pengumpulan data diambil observasi,
JBASICJBASIC Penggunaan pendekatan kooperatif tipe CIRC dalam pembelajaran membaca pemahaman terbukti efektif meningkatkan hasil belajar. Peningkatan terlihat dariPenggunaan pendekatan kooperatif tipe CIRC dalam pembelajaran membaca pemahaman terbukti efektif meningkatkan hasil belajar. Peningkatan terlihat dari
JBASICJBASIC Hal ini dibuktikan dengan hasil pengamatan siswa pada tahap I yang menunjukkan 68% masuk dalam kriteria valid, sedangkan pada tahap II meningkat menjadiHal ini dibuktikan dengan hasil pengamatan siswa pada tahap I yang menunjukkan 68% masuk dalam kriteria valid, sedangkan pada tahap II meningkat menjadi
Useful /
UNARSUNARS Penentuan lokasi penelitian yang digunakan adalah purposive sampling yaitu daerah penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan jumlah kelompokPenentuan lokasi penelitian yang digunakan adalah purposive sampling yaitu daerah penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan jumlah kelompok
JBASICJBASIC Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukanMetode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukan
JBASICJBASIC Pelaksanaan model Cooperative Learning tipe Picture and Picture pada Siklus I dikategorikan baik, yang kemudian meningkat menjadi sangat baik pada SiklusPelaksanaan model Cooperative Learning tipe Picture and Picture pada Siklus I dikategorikan baik, yang kemudian meningkat menjadi sangat baik pada Siklus
JBASICJBASIC Perhitungan kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase total perolehan skor dari setiap kriteria rubrik penilaian microteaching, kemudian dikonversiPerhitungan kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase total perolehan skor dari setiap kriteria rubrik penilaian microteaching, kemudian dikonversi