HKBPHKBP

SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERINGSPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING

Studi ini menyelidiki efektivitas mesin pengering tenaga surya yang memanfaatkan sistem Kolektor Pelat Datar untuk pengeringan cabai. Studi ini bertujuan untuk menilai efisiensi pengering dalam berbagai kondisi lingkungan. Kolektor berukuran 2 meter x 0,8 meter digunakan untuk menangkap energi matahari, yang kemudian dialirkan ke ruang pengeringan berisi tiga rak baja tahan karat. Eksperimen menunjukkan bahwa pengering mampu menghasilkan suhu hingga 80°C. Pengukuran radiasi matahari dan kelembaban menunjukkan hubungan erat antara intensitas matahari siang hari dan kondisi pengeringan yang ideal. Laju pengeringan mengikuti pola tipikal pengeringan tenaga surya, dengan fase awal yang cepat diikuti fase yang lebih lambat. Efisiensi pengering mencapai puncaknya pada siang hari. Hasil ini memvalidasi desain pengering sebagai solusi potensial untuk pengeringan hasil pertanian yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut akan difokuskan pada optimasi desain dan material.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengering surya dengan sistem kolektor pelat datar mampu bekerja secara efektif dalam mengeringkan cabai dengan mencapai suhu hingga 80°C.Efisiensi termal tertinggi terjadi pada siang hari, sejalan dengan intensitas radiasi matahari maksimum, dan proses pengeringan mengikuti pola umum pengeringan surya dengan fase awal yang cepat kemudian melambat.Desain pengering ini terbukti efisien dan berkelanjutan, sehingga layak dikembangkan lebih lanjut melalui optimasi desain dan bahan material untuk meningkatkan kinerjanya.

Pertama, perlu diteliti bagaimana variasi sudut kemiringan kolektor pelat datar memengaruhi efisiensi pengeringan cabai di berbagai musim dan lokasi geografis, agar desain bisa disesuaikan secara dinamis dengan kondisi iklim lokal. Kedua, perlu dikaji penggunaan material penyimpan panas (seperti parafin wax atau material perubahan fasa) dalam sistem pengering untuk mempertahankan suhu pengeringan setelah matahari terbenam, sehingga proses pengeringan bisa berlangsung lebih lama meskipun tanpa sinar matahari langsung. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang pengaruh kombinasi laju aliran udara dan ketebalan lapisan cabai pada rak terhadap keseragaman hasil pengeringan, untuk menemukan parameter optimal yang menghasilkan produk kering merata tanpa over-drying atau under-drying. Ketiga ide penelitian ini saling melengkapi dan dapat meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan tanpa mengubah prinsip dasar pengering surya pasif, sekaligus menjawab keterbatasan yang disebutkan dalam penelitian sebelumnya mengenai waktu proses dan variasi kondisi lingkungan.

Read online
File size732.78 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test