UMLUML

Psyche: Jurnal PsikologiPsyche: Jurnal Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara optimisme, efikasi diri, dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa jurusan Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain korelasional, melibatkan 160 mahasiswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan efikasi diri dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.01) dan nilai R square sebesar 0.180 (18%). Hasil uji hipotesis minor optimisme dengan kesejahteraan subjektif signifikan (p<0,01), begitupun hasil uji hipotesis efikasi diri dengan kesejahteraan subjektif dinyatakan signifikan (p<0,01). Temuan ini menegaskan bahwa optimisme yang tinggi dan efikasi diri bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif. Mahasiswa dengan optimisme tinggi dan percaya pada kemampuan diri cenderung memiliki hubungan sosial lebih baik serta lebih puas dengan kehidupan mereka. Hal ini menegaskan pentingnya kedua variabel tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis individu, baik dalam konteks akademik maupun sosial.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa optimisme dan efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dan positif dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa.Mahasiswa yang memiliki tingkat optimisme yang baik serta keyakinan terhadap kemampuan dirinya cenderung menunjukkan resiliensi yang lebih kuat, menjalin hubungan sosial yang lebih sehat, serta memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi.Kombinasi antara optimisme dan efikasi diri menghasilkan efek sinergis yang memperkuat kesejahteraan subjektif mahasiswa.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan melibatkan sampel yang lebih beragam, mencakup mahasiswa dari berbagai jurusan dan universitas, untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Kedua, penggunaan desain penelitian longitudinal akan memungkinkan penelusuran hubungan kausal antara variabel-variabel yang diteliti, sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kesejahteraan subjektif mahasiswa. Ketiga, eksplorasi variabel tambahan seperti dukungan sosial, stres akademik, dan variabel psikologis lainnya, dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan subjektif mahasiswa. Dengan demikian, pengembangan intervensi psikologis yang tepat guna untuk meningkatkan kualitas hidup mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi menjadi semakin relevan dan efektif.

  1. Dispositional Optimism and Well-Being in College Students: Self-E...: Ingenta Connect. optimism well... ingentaconnect.com/content/sbp/sbp/2018/00000046/00000005/art00007;jsessionid=2sijg96ibaol0.x-ic-live-03Dispositional Optimism and Well Being in College Students Self E Ingenta Connect optimism well ingentaconnect content sbp sbp 2018 00000046 00000005 art00007 jsessionid 2sijg96ibaol0 x ic live 03
  2. Empathy : Jurnal Psikologi Indonesia. peran religiusitas optimisme psikologis remaja empathy jurnal fakultas... doi.org/10.12928/empathy.v3i1.3198Empathy Jurnal Psikologi Indonesia peran religiusitas optimisme psikologis remaja empathy jurnal fakultas doi 10 12928 empathy v3i1 3198
  3. Optimism and self-efficacy mediate the association between shyness and subjective well-being among Chinese... doi.org/10.1371/journal.pone.0194559Optimism and self efficacy mediate the association between shyness and subjective well being among Chinese doi 10 1371 journal pone 0194559
  4. OPTIMISME DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS... doi.org/10.14710/empati.2016.14936OPTIMISME DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS doi 10 14710 empati 2016 14936
Read online
File size427.31 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test