SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH

Jurnal Serambi EngineeringJurnal Serambi Engineering

Kemajuan industri dan buangan dari aktifitas domestik perkotaan memberikan dampak pencemaran logam berat Pb pada lingkungan, ini akan memberikan dampak pada kesehatan manusia. Logam Pb dapat ditanggulangin dengan metode biologis dengan memanfaatkan bakteri dalam mereduksi logam Pb. Tujuan penelitian adalah memperoleh jenis isolat bakteri resisten pada logam Pb dan mengetahui karakteristiknya. Sampel sedimen dan air diperoleh dari Sungai Tallo. Isolasi dan seleksi bakteri resisten logam Pb dilakukan pada media nutrient agar yang ditambahkan PbAgNO3 10 ppm, selajutnya koloni yang tumbuh dan berbeda dilakukan karakterisasi meliputi morfologi secara miksroskopis dan beberapa uji biokimia. Hasil karakterisasi diperoleh 8 isolat bakteri resisten logam Pb terdiri dari 5 isolat dari sampel sedimen dan 3 isolat dari sampel air. Pada pengamatan morfologi sel memiliki karakteristik ada yang sama, sedangkan pada uji biokimia terdapat perbedaan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh 8 isolat bakteri yang resisten terhadap logam berat Pb dari Sungai Tallo Makassar yaitu terdiri dari 5 isolat dari sampel sedimen dan pada sampel air diperoleh 3 isolat.karakteristik morfologi secara mikroskopik menunjukkan ada persamaan pada karakteristik setiap isolat bakteri pada pengamatan morfologi sel.Dari uji biokimia meliputi uji kemampuan fermentasi gula, kemampuan menggunakan glukosa, motilitas, indol, urea, sitrat, dan nitrat menunjukkan isolat bakteri memiliki persamaan dan perbedaan.

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi dan mengkarakterisasi bakteri resisten timbal dari Sungai Tallo, memberikan dasar penting untuk eksplorasi lebih lanjut. Untuk mengembangkan pemahaman ini ke arah aplikasi nyata, ada beberapa jalur penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan identifikasi spesies bakteri secara lebih mendalam menggunakan metode molekuler seperti sekuensing gen 16S rRNA. Ini akan memungkinkan kita untuk mengetahui dengan pasti jenis bakteri spesifik yang memiliki kemampuan resistensi timbal, sekaligus membuka peluang untuk meneliti mekanisme genetik di balik resistensi tersebut, misalnya melalui identifikasi gen-gen resistensi yang mungkin terletak pada plasmid atau kromosom bakteri. Pemahaman ini krusial untuk potensi rekayasa genetik atau peningkatan kemampuan bioremediasi. Kedua, studi lanjutan dapat berfokus pada kuantifikasi efisiensi bioremediasi timbal oleh isolat-isolat terbaik. Ini berarti menguji kemampuan bakteri tersebut dalam mereduksi atau menghilangkan timbal dari lingkungan perairan dan sedimen secara terukur, bukan hanya resistensinya. Penelitian harus mencakup pengujian pada variasi konsentrasi timbal yang lebih tinggi, serta optimasi kondisi lingkungan seperti pH, suhu, dan ketersediaan nutrisi, guna menemukan parameter yang paling efektif untuk aplikasi bioremediasi. Ketiga, mengingat bahwa lingkungan Sungai Tallo terkontaminasi oleh berbagai jenis logam berat lainnya, penelitian bisa diperluas untuk menginvestigasi kemampuan resistensi multilogam dari isolat bakteri ini terhadap kontaminan lain seperti kadmium, tembaga, atau merkuri yang juga umum ditemukan di sana. Selain itu, menguji kinerja bakteri resisten timbal ini dalam skala pilot di lingkungan alami Sungai Tallo, melalui studi mesokosmos terkontrol, akan memberikan data berharga mengenai kelayakan dan efektivitasnya di kondisi riil, memperhitungkan interaksi kompleks dengan komunitas mikroba lain dan faktor lingkungan yang dinamis.

Read online
File size457.38 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test