INAISINAIS

JURNAL KAJIAN ISLAM MODERNJURNAL KAJIAN ISLAM MODERN

Penelitian ini bertujuan menggali lebih dalam tentang rekonstruksi sistem pendidikan pesantren salafi dalam menghadapi tantangan global dan modernisasi. Sistem pendidikan yang diterapkan oleh kiai dan pendidik di pesantren salafi harus dicipta untuk mampu mengikuti alur perubahan tersebut. Tantangan dan peluang yang dibawa oleh globalisasi harus dihadapi oleh pesantren dengan bijak, sehingga dapat memastikan bahwa lulusan pesantren dapat bersaing di masyarakat global. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, yakni mengkaji berbagai literatur, baik berbentuk buku maupun artikel ilmiah, yang berkaitan dengan topik penelitian. Adapun hal-hal yang perlu direkonstruksi dari sistem pendidikan pesantren salafiyah untuk mengejar ketertinggalan dalam menghadapi tuntutan perubahan di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi di antaranya adalah, 1) mengubah pola/paradigma kepemimpinan dari karismatik ke rasionalistik dan dari otoriter-paternalistik ke diplomatik-partisipatif, 2) memperbaiki struktur kurikulum dengan orientasi yang lebih meluas, 3) mengubah paradigma keilmuan pesantren dari pendekatan verbalistis dan dogmatis kepada sikap kritis dan inovatif, 4) membuat program kegiatan usaha dan pendidikan keterampilan, 5) memfasilitasi akses media dan informasi seputar perkembangan zaman.

Pesantren tidak dapat hanya bertahan dengan model pendidikan yang kontroversial tanpa menghasilkan produk yang unggul dan kompetitif, terutama dalam peningkatan sistem pendidikannya.Pesantren harus bijak menghadapi tantangan dan peluang globalisasi untuk menjamin lulusan dapat berpartisipasi dalam masyarakat global.Rekonstruksi sistem pendidikan pesantren salafiyah diperlukan untuk mengejar ketertinggalan dalam menghadapi perubahan zaman, meliputi perubahan pola kepemimpinan, perbaikan struktur kurikulum, transformasi paradigma keilmuan, pengembangan kegiatan usaha dan keterampilan, serta fasilitasi akses informasi.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai model kepemimpinan modern dalam konteks pesantren salafi, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dan nilai-nilai tradisional yang dijunjung tinggi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum pesantren yang integratif, menggabungkan materi keagamaan tradisional dengan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Ketiga, studi komparatif antara pesantren salafi yang berhasil melakukan modernisasi dengan yang masih mempertahankan model tradisional dapat memberikan wawasan berharga mengenai faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan yang dihadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan mempersiapkan lulusannya untuk menghadapi tantangan global di masa depan. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, moralitas, dan spiritualitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

  1. RECONSTRUCTION OF THE SALAFI ISLAMIC BOARDING SCHOOL EDUCATION SYSTEM IN THE MODERN ERA | JURNAL KAJIAN... jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/740RECONSTRUCTION OF THE SALAFI ISLAMIC BOARDING SCHOOL EDUCATION SYSTEM IN THE MODERN ERA JURNAL KAJIAN jurnal inais index php JKIM article view 740
Read online
File size327.87 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test