SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH
Jurnal Serambi EngineeringJurnal Serambi EngineeringPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis iklim keselamatan kerja di bagian produksi di PT. X, industri getah karet di Kota Padang. Responden merupakan pekerja di bagian produksi yang terdiri dari staf manajerial, produksi basah dan produksi kering. Pekerja diwawancara dan mengisi kuesioner dengan metode Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50). Metoda NOSACQ-50 terdiri dari 7 dimensi iklim keselamatan kerja. Penelitian menunjukkan, nilai iklim keselamatan kerja pada 7 dimensi yaitu 3,31; 3,30; 3,17; 3,28; 2,98; 3,33 dan 3,21 dan memiliki nilai rata-rata 3,23 yang merupakan kategori sangat baik dalam skala 3 - 4. Terdapat satu dimensi yaitu dimensi kelima yang masih dalam kategori baik yaitu 2,98. Karakteristik responden pada penelitian ini meliputi kelompok umur, masa kerja, pendidikan terakhir, jabatan kerja dan bagian kerja. Setiap kelompok karakteristik responden terbukti memiliki pengaruh terhadap iklim keselamatan kerja dimana terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antar kelompok. Solusi perbaikan berdasarkan pengukuran iklim keselamatan yaitu meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan kerja, menindak tegas untuk menerapkan penggunaan APD di area produksi, dan melakukan pengecekan berkala pada seluruh alat produksi.
X di Kota Padang termasuk kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 3,23, meskipun terdapat satu dimensi (dimensi ke-5) yang masih berada dalam kategori baik dengan skor 2,98.Karakteristik responden seperti umur, masa kerja, pendidikan, jabatan, dan bagian kerja terbukti memengaruhi persepsi terhadap iklim keselamatan kerja, dengan adanya perbedaan persepsi yang signifikan antar kelompok.Solusi perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan pengetahuan keselamatan kerja melalui Safety Talk, penegakan penggunaan APD, serta pemeriksaan berkala peralatan produksi dan peningkatan komunikasi serta pelaporan kondisi tidak aman oleh pekerja.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji lebih dalam mengenai faktor usia dan pengalaman kerja terhadap persepsi keselamatan kerja, khususnya perbedaan antara pekerja dewasa dan lansia, untuk mengetahui apakah pelatihan keselamatan yang disesuaikan usia dapat meningkatkan iklim keselamatan. Kedua, perlu diteliti bagaimana sistem komunikasi antar bagian kerja, khususnya antara produksi basah dan kering, memengaruhi budaya keselamatan, serta apakah forum diskusi lintas tim dapat meningkatkan pelaporan kondisi tidak aman dan keterlibatan pekerja. Ketiga, penting untuk menguji efektivitas intervensi Safety Talk secara terstruktur dalam jangka panjang, termasuk frekuensi ideal dan metode penyampaian yang paling efektif dalam meningkatkan kesadaran risiko dan kesiapan tanggap darurat di lingkungan produksi berisiko tinggi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan pendekatan praktis dan berbasis bukti untuk memperkuat sistem keselamatan kerja secara menyeluruh di perusahaan. Dengan demikian, perbaikan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dan berkelanjutan sesuai kebutuhan spesifik kelompok pekerja.
| File size | 754.7 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penelitian terkait topik ini mulai menunjukkan intensitas yang signifikan sejak tahun 1984, ditandai denganHasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penelitian terkait topik ini mulai menunjukkan intensitas yang signifikan sejak tahun 1984, ditandai dengan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian juga menemukan beberapa kendala, antara lain rendahnya pemahaman guru mengenai kode etik serta minimnya dukungan kelembagaan berupa pelatihanPenelitian juga menemukan beberapa kendala, antara lain rendahnya pemahaman guru mengenai kode etik serta minimnya dukungan kelembagaan berupa pelatihan
CITRABAKTICITRABAKTI Proses seleksi studi mengikuti pedoman PRISMA. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi empat peran utama dukungan guru: penciptaan lingkungan kelas yangProses seleksi studi mengikuti pedoman PRISMA. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi empat peran utama dukungan guru: penciptaan lingkungan kelas yang
STPMATARAMSTPMATARAM Faktor-faktor yang mendukung perkembangan ekowisata meliputi kekayaan biodiversitas, dukungan masyarakat lokal, inisiatif konservasi, pengakuan internasionalFaktor-faktor yang mendukung perkembangan ekowisata meliputi kekayaan biodiversitas, dukungan masyarakat lokal, inisiatif konservasi, pengakuan internasional
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Artikel ini didasarkan pada berbagai jurnal terkait untuk merumuskan hipotesis baru mengenai gaya kepemimpinan yang berakibat pada kepuasan kerja, budayaArtikel ini didasarkan pada berbagai jurnal terkait untuk merumuskan hipotesis baru mengenai gaya kepemimpinan yang berakibat pada kepuasan kerja, budaya
UNISAYOGYAUNISAYOGYA 587 publikasi diidentifikasi dan disaring menggunakan kriteria inklusi. Penilaian kualitas artikel dilakukan melalui penilaian berdasarkan desain dan penilaian587 publikasi diidentifikasi dan disaring menggunakan kriteria inklusi. Penilaian kualitas artikel dilakukan melalui penilaian berdasarkan desain dan penilaian
AFEKSIAFEKSI Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi permainan tradisional dalam pengembangan kurikulum pendidikan jasmani yang inklusif, relevan secaraStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi permainan tradisional dalam pengembangan kurikulum pendidikan jasmani yang inklusif, relevan secara
UNDIKMAUNDIKMA Dari data tersebut, sembilan pernyataan masuk dalam kategori sangat tinggi, dan 13 dalam kategori tinggi. Pernyataan dalam kategori sangat tinggi meliputiDari data tersebut, sembilan pernyataan masuk dalam kategori sangat tinggi, dan 13 dalam kategori tinggi. Pernyataan dalam kategori sangat tinggi meliputi
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Degradasi lingkungan yang terus berlangsung mengharuskan adanya intervensi pendidikan yang menumbuhkan nilai-nilai pro-lingkungan sejak usia dini. PenelitianDegradasi lingkungan yang terus berlangsung mengharuskan adanya intervensi pendidikan yang menumbuhkan nilai-nilai pro-lingkungan sejak usia dini. Penelitian
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Nilai Estimasi WTP (EWTP) didapatkan sebesar Rp 12.971 dan Total WTP (TWTP) didapatkan sebesar Rp 80.385.000/bulan. Berdasarkan analisis regresi linierNilai Estimasi WTP (EWTP) didapatkan sebesar Rp 12.971 dan Total WTP (TWTP) didapatkan sebesar Rp 80.385.000/bulan. Berdasarkan analisis regresi linier
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Penelitian dilakukan di Laboratorium Lingkungan, Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Surakarta dengan melakukan prosesPenelitian dilakukan di Laboratorium Lingkungan, Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Surakarta dengan melakukan proses
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Sampah sayuran dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembuatan bioetanol dengan volume 15-20 ml dari 100 gram sampah sayuran. Konsentrasi ragi dan kandunganSampah sayuran dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembuatan bioetanol dengan volume 15-20 ml dari 100 gram sampah sayuran. Konsentrasi ragi dan kandungan