UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan, dengan fokus pada efektivitas, efisiensi, dan tantangan etis yang muncul. Studi literatur sistematis digunakan untuk mengkaji berbagai sumber terpercaya, termasuk artikel ilmiah dan laporan industri. Hasil analisis menunjukkan bahwa AI menawarkan berbagai keunggulan, seperti mempercepat proses perekrutan, meningkatkan akurasi seleksi, dan mengurangi beban administratif melalui otomatisasi tugas-tugas rutin. AI juga memungkinkan perusahaan menganalisis data kandidat dalam jumlah besar untuk menyaring kandidat yang sesuai dengan kriteria. Namun, tantangan signifikan juga ditemukan, seperti risiko bias dalam algoritma, masalah privasi data, dan keterbatasan AI dalam mengevaluasi soft skills serta kecocokan budaya organisasi. Ketergantungan berlebihan pada AI dapat mengurangi aspek personal dalam rekrutmen, yang penting untuk menciptakan pengalaman positif bagi kandidat. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penerapan AI yang etis, transparan, dan diawasi secara ketat, serta mendorong keseimbangan antara teknologi dan interaksi manusia untuk memaksimalkan manfaat tanpa mengorbankan aspek kemanusiaan.

AI telah menunjukkan kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses rekrutmen dengan mengotomatisasi tugas administratif, menganalisis data kandidat secara akurat, serta mengurangi bias subjektif.Namun, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan etis, seperti risiko bias algoritma, potensi pelanggaran privasi, dan keterbatasan dalam menilai soft skills serta kecocokan budaya organisasi.Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menerapkan kebijakan yang transparan, beretika, dan akuntabel, memadukan teknologi AI dengan sentuhan manusia guna mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan dalam rekrutmen.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana algoritma AI dapat dikembangkan untuk menilai soft skills kandidat secara lebih akurat, misalnya melalui analisis perilaku dalam simulasi wawancara virtual berbasis AI, agar penilaian tidak hanya fokus pada kualifikasi teknis tetapi juga kompetensi interpersonal. Kedua, diperlukan studi mendalam mengenai desain sistem rekrutmen hybrid yang mengintegrasikan keputusan AI dengan evaluasi manusia secara optimal, untuk menemukan model yang paling efektif dalam menjaga keadilan, akurasi, dan pengalaman kandidat secara bersamaan. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang kerangka etis penggunaan data pribadi kandidat dalam rekrutmen berbasis AI, termasuk batasan penggunaan data media sosial dan jejak digital, untuk membentuk pedoman yang melindungi privasi sekaligus mendukung seleksi yang adil dan transparan.

Read online
File size217.83 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test