SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH

Jurnal Serambi EngineeringJurnal Serambi Engineering

TPA Gampong Jawa, Kota Banda Aceh dengan luas lahan ± 21 ha, menerapkan sistem operasi sanitary landfill. Air lindi yang dihasilkan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kualitas air sumur disekitar TPA. Tujuan dari penelitian ini untuk memprediksi umur operasional TPA Gampong Jawa melalui upaya reduksi sampah, mengetahui unit apa saja yang harus diperhatikan dalam penutupan TPA, mengetahui pengaruh air lindi terhadap kualitas air sumur serta mengetahui potensi pemanfaatan bekas TPA ke depannya. Analisis dilakukan dengan mengaitkan kondisi eksisting sesuai dengan Permen PU No.3/PRT/M/2013, sedangkan untuk nilai Index Pollution (IP) dianalisis berdasarkan KepmenLH No.115 Tahun 2003 dengan mengambil sampling air sumur berjumlah 4 titik yang jaraknya berbeda-beda. Umur operasional TPA Gampong Jawa dengan upaya reduksi sampah sampah 12% dapat diperpanjang hingga tahun 2026 bulan April hari ke-30 dengan volume sampah 1.603.481 m3. Nilai IP untuk sumur 1 TPA Gampong Jawa sebesar 5,25 dan sumur 2 TPA Gampong Jawa sebesar 5,39 keduanya masuk dalam kategori cemar sedang, untuk air sumur 1 rumah penduduk memiliki nilai IP sebesar 4,39 dan sumur 2 rumah penduduk memiliki nilai IP sebesar 3,43 yang keduanya masuk dalam kategori cemar ringan.

Umur operasional TPA Gampong Jawa akan berakhir pada tahun 2026 bulan April hari ke-30 dengan volume sampah 1.481 m3 dengan asumsi proyeksi jumlah penduduk 301.Untuk melakukan penutupan TPA Gampong Jawa ada beberapa unit yang harus diperhatikan, yaitu tanah penutup, sistem drainase, pengendalian air lindi, unit penangkap gas, unit pemantau atau pengontrol pencemaran air, kontrol terhadap kebakaran dan bau harus diperhatikan agar tidak terjadi kebakaran pada TPA Gampong Jawa.Hasil perhitungan Index Pollution terhadap air sumur yang dijadikan sumber air baku untuk air minum dan MCK berdasarkan Kelas 1 yaitu air sumur 1 TPA 5,25 dan sumur 2 TPA 5,39 termasuk dalam kategori cemar sedang, air sumur 1 rumah penduduk 4,39 dan sumur 2 rumah penduduk 3,43 termasuk cemar ringan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan air lindi, seperti penggunaan bioreaktor atau sistem wetland, untuk mengurangi beban pencemar sebelum air lindi dibuang ke lingkungan. Kedua, penelitian mengenai potensi pemanfaatan kembali lahan TPA setelah penutupan, misalnya sebagai ruang terbuka hijau atau lahan pertanian organik, perlu dilakukan untuk memaksimalkan nilai ekonomi dan ekologis lahan tersebut. Ketiga, penting untuk mengembangkan sistem pemantauan kualitas air sumur secara berkala dan terintegrasi, melibatkan partisipasi masyarakat, untuk memastikan keberlanjutan kualitas air dan kesehatan masyarakat di sekitar TPA.

Read online
File size474.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test