JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Journal of Biology Science and EducationJournal of Biology Science and Education

Air kelapa yang biasanya hanya terbuang begitu saja memiliki efek yang baik bagi tumbuhan. Air kelapa mengandung unsur hara seperti kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), magnesium (Mg), gula, protein, dan terdapat dua hormon yaitu auksin dan sitokinin. Kandungan yang terdapat dalam air kelapa sangat dibutuhkan oleh tumbuhan untuk proses pertumbuhannya dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan jumlah anakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efek pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman seledri, untuk mengetahui takaran air kelapa yang memiliki efek terbaik pada pertumbuhan tanaman seledri, dan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa poster. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan (yaitu P0=Kontrol, P1=100 ml, P2=150 ml, dan P3=200 ml) dan 6 kali ulangan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan banyaknya anakan pada perlakuan 6 MST, 8 MST, 10 MST, dan 12 MST. Analisis data secara statistik menggunakanan ANOVA dengan program SPSS-25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh dari pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman seledri, dan pertumbuhan terbaik terdapat pada perlakuan P3 takaran 200 ml pada 12 MST. Implementasi kajian penelitian ini yang disusun dalam bentuk poster layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan presentase 78,48%.

Pemberian air kelapa menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan tanaman seledri.Takaran air kelapa terbaik untuk pertumbuhan tanaman seledri terdapat pada perlakuan P3 (200 ml).Poster yang dihasilkan dari penelitian ini layak digunakan sebagai media pembelajaran, sebagaimana ditunjukkan oleh penilaian dari tim ahli dan mahasiswa pendidikan biologi dengan rata-rata presentase 78,48%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh air kelapa terhadap kualitas hasil seledri, seperti kandungan minyak atsiri dan senyawa bioaktif lainnya, untuk mengetahui apakah air kelapa dapat meningkatkan nilai jual produk seledri. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas air kelapa pada varietas seledri yang berbeda, karena respons tanaman terhadap air kelapa mungkin bervariasi tergantung pada genetikanya. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai mekanisme fisiologis bagaimana air kelapa memengaruhi pertumbuhan seledri, misalnya dengan menganalisis ekspresi gen yang terlibat dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman, akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat air kelapa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih lengkap dan bermanfaat bagi pengembangan budidaya seledri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Read online
File size587.26 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test