UNINDRAUNINDRA

Prosiding Semnas PenaBioProsiding Semnas PenaBio

Kalkulus merupakan mata kuliah inti yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan kritis mahasiswa, khususnya pada topik integral tentu yang kerap menimbulkan kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal integral tentu dengan menggunakan kerangka Teori Radatz, yang mengklasifikasikan kesalahan ke dalam lima kategori: kesalahan konsep, prosedur, transformasi, bahasa, dan kecerobohan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 30 mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Jakarta. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual (35%) dan prosedural (30%) mendominasi, diikuti kesalahan transformasi (15%), bahasa (10%), dan kecerobohan (10%). Penyebab utama kesalahan meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar integral tentu, lemahnya keterampilan aljabar, ketidaktepatan prosedural, serta faktor non-kognitif seperti terburu-buru dan kecemasan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemahaman konseptual yang diintegrasikan dengan latihan prosedural bertahap untuk meminimalkan kesalahan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran kalkulus yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan utama mahasiswa dalam menyelesaikan integral tentu adalah kurangnya pemahaman konsep dasar dan kekeliruan prosedur, yang menegaskan hipotesis awal.Meskipun kesalahan transformasi, bahasa, dan kecerobohan juga ditemukan, dominasi kesalahan konseptual dan prosedural menunjukkan perlunya penguatan mendalam.Oleh karena itu, peningkatan pemahaman konsep, latihan prosedural terstruktur, dan ketelitian dalam notasi matematis sangat krusial, dan disarankan penelitian selanjutnya dapat memperluas subjek atau menguji strategi pembelajaran berbasis Teori Radatz.

Penelitian ini telah mengungkap pola kesalahan mahasiswa dalam integral tentu menggunakan Teori Radatz, menunjukkan dominasi kesalahan konsep dan prosedur. Untuk memperdalam pemahaman dan mencari solusi efektif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dijelajahi. Pertama, akan sangat menarik untuk melihat apakah pola kesalahan integral tentu yang ditemukan pada mahasiswa pendidikan biologi juga berlaku pada kelompok mahasiswa dari program studi lain, seperti teknik atau ekonomi. Apakah latar belakang keilmuan yang berbeda memengaruhi jenis dan frekuensi kesalahan yang muncul ketika mereka menghadapi soal integral tentu? Misalnya, bisakah kita membandingkan secara kuantitatif distribusi kesalahan Radatz antara mahasiswa teknik yang mungkin lebih terbiasa dengan aplikasi matematis, dengan mahasiswa dari rumpun sosial yang mungkin memiliki pendekatan berbeda?. . Kedua, berdasarkan temuan tentang pentingnya penguatan konsep dan prosedur, sebuah studi eksperimental bisa dirancang. Bisakah kita mengembangkan dan menguji suatu model pembelajaran khusus yang dirancang untuk mengatasi kesalahan konseptual dan prosedural secara bertahap, lalu mengukur efektivitasnya dalam menurunkan angka kesalahan berdasarkan kategori Teori Radatz? Penelitian ini akan melibatkan implementasi intervensi pembelajaran di kelas dan perbandingan hasilnya dengan metode konvensional.. . Terakhir, mengingat bahwa faktor non-kognitif seperti terburu-buru dan kecemasan turut berkontribusi pada kesalahan kecerobohan, bagaimana jika kita meneliti lebih lanjut dampak aspek psikologis ini? Pertanyaan yang menarik adalah, Bagaimana tingkat kecemasan matematis atau kebiasaan terburu-buru yang dimiliki mahasiswa secara spesifik berkorelasi dengan munculnya kesalahan jenis kecerobohan atau bahkan kesalahan konsep dan prosedur dalam penyelesaian soal integral tentu? Studi ini bisa menggunakan pendekatan survei dan analisis statistik untuk mengidentifikasi hubungan kausal atau korelasional yang lebih mendalam, sehingga kita dapat merancang strategi pendampingan yang lebih holistik.

  1. Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Pertidaksamaan dan Fungsi Limit | Edumatika... ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/edumatika/article/view/330Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Pertidaksamaan dan Fungsi Limit Edumatika ejournal iainkerinci ac index php edumatika article view 330
  2. ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII PADA MATERI HIMPUNAN | Jurnal Cendekia : Jurnal... doi.org/10.31004/cendekia.v2i1.29ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII PADA MATERI HIMPUNAN Jurnal Cendekia Jurnal doi 10 31004 cendekia v2i1 29
Read online
File size791.71 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test