STIAP JEMBERSTIAP JEMBER

Majalah Ilmiah Cahaya IlmuMajalah Ilmiah Cahaya Ilmu

Tata kelola sampah, pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam kesejahteraan manusia. Masalah pengelolaan sampah telah menjadi masalah global yang serius pada abad ke-21 karena semua kota bahkan sampai negara sekalipun telah menunjukkan komitmen untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi peraturan bupati jember nomor 2 tahun 2023 tentang pengelolaan sampah. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Serta Strategi dan Kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Jember telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik dan kondusif di TPA Pakusari dengan menerapkan sistem controlled landfill untuk mengelola sampah.

Hasil penelitian tentang Implementasi Peraturan Bupati Jember Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah (Studi di TPA Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember) mempertimbangkan empat elemen utama.komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.Studi ini juga melihat upaya pemerintah untuk mengatasi masalah sampah di TPA Pakusari dan tanggapan masyarakat setempat terhadap keberadaan TPA Pakusari.Aspek komunikasi, dari aspek ini pengelola TPA Pakusari sudah melaksanakan peraturan serta kebijakan dan strategi dalam pengelolaan sampah dengan cukup baik dengan melakukan berbagai program salah satunya yaitu sosialisasi tentang pengelolaan sampah kepada masyarakat, agar masyarakat turut berpartisipasi dalam pengelolaan sampah.Meskipun masih sebelum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran perihal masalah sampah ini, namun dengan adanya sosialisasi kepada masyarakat adalah bentuk para pengelola TPA Pakusari dalam menjalankan implementasi kebijakan yang telah dibuat oleh pemda.Selanjutnya yaitu dari aspek sumber daya, dari aspek sumber daya ini dapat dilihat bahwasannya sarana dan prasarana serta berbagai sumber daya seperti alat, tempat, serta fasilitas yang diberikan oleh pemerintah sudah cukup memadai.Namun, masih ada beberapa sumber daya yang belum terpenuhi contohnya adalah kurangnya perluasan area yang ada.Karena dari hasil observasi serta wawancara yang telah dilakukan peneliti memang tempat penampungan sampah di TPA Pakusari sudah over kapasitas.Hal ini tentu perlu adanya respon cepat dari pemerintah untuk TPA Pakusari agar segera memberikan perluasan area yang ada.Karena jika hal ini tidak segera dilakukan mungkin akan menjadi pekerjaan tambahan untuk tpa pakusari tentunya jika sampah terus meningkat bisa menjadi sesuatu yang fatal, karena timbunan sampah yang tidak bisa terus didiamkan akan menjadikan tpa pakusari tenggelam karena timbunan sampah dan hal ini akan menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor yang akan berdampak pada tpa dan juga pemukiman warga sekitar.Ini menunjukkan bahwa struktur organisasi Tpa Pakusari dan Dinas Lingkungan Hidup telah terstruktur dengan baik.Koordinator wilayah kecamatan—dalam kasus ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di kecamatan dibawahi langsung oleh kepala dinas—dapat memantau langsung kinerja pegawai UPTD di lapangan selama proses pelaksanaan kebijakan dan urusan persampahan.Ini menunjukkan bahwa pemerintah telah menerapkan Peraturan Bupati Jember Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis efektivitas sosialisasi edukasi yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang digunakan, tingkat partisipasi masyarakat, dan dampak sosialisasi terhadap perilaku pengelolaan sampah. 2. Meneliti dampak dari peraturan ketat dan sanksi terhadap pembuangan sampah sembarangan. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah penerapan sanksi efektif dalam mengurangi perilaku negatif dan mendorong perubahan perilaku masyarakat. 3. Mengkaji peran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk pemilahan sampah, daur ulang, dan upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Penelitian ini dapat fokus pada praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Read online
File size292.62 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test