JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN

Jurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinJurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin

Kesatuan guru dengan organisasi tempatnya bekerja, dimana guru merasa mempunyai organisasi dan menikmati kondisi organisasi dan pekerjaannya, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara rasional, emosional dan normatif, sehingga guru merasa puas dan setia bekerja di organisasinya disebut dengan teacher engagement. Perilaku keterlibatan guru yang optimal akan berdampak positif terhadap kinerja kerjanya dan lembaga madrasah. Dengan rasa cinta terhadap pekerjaan dan lembaganya, guru dalam menjalankan pekerjaannya bekerja tanpa mengenal waktu dan menginvestasikan diri serta tenaganya sepenuhnya karena tidak lagi menjalankan kewajiban, melainkan profesi guru sudah menjadi sebuah pengabdian dalam hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan cara meningkatkan keterlibatan guru dengan melakukan penelitian mengenai pengaruh variabel efikasi diri, komunikasi interpersonal, dukungan organisasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna memperoleh solusi optimal guna meningkatkan keterlibatan guru.

Peningkatan keterlibatan guru dapat dilakukan melalui pengembangan variabel yang berpengaruh positif terhadap keterlibatan guru, yaitu efikasi diri, komunikasi interpersonal, budaya organisasi, dan kepuasan kerja.Variabel-variabel tersebut terbukti berpengaruh positif berdasarkan hasil analisis jalur.Strategi peningkatan dilakukan dengan memperkuat indikator yang masih lemah serta mempertahankan indikator yang sudah baik pada masing-masing variabel tersebut.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana pelatihan berbasis pengalaman nyata di sekolah dapat meningkatkan efikasi diri guru, khususnya pada indikator pengalaman langsung, pengalaman tidak langsung, dan persuasi verbal. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengenai efektivitas program komunikasi antar guru dan pimpinan sekolah dalam memperkuat perilaku positif, saling mendukung, dan kemampuan memahami pesan, terutama untuk memperbaiki indikator yang teridentifikasi lemah. Ketiga, diperlukan studi yang mengeksplorasi model pengembangan budaya organisasi yang menekankan pemberdayaan guru, konsistensi terhadap aturan, dan adaptasi terhadap perubahan, sambil tetap menjaga inovasi, orientasi hasil, dan kerja tim sebagai pilar utama peningkatan keterlibatan guru secara berkelanjutan.

  1. Organizational climate and work engagement of employees of divine word colleges in Ilocos Region, Philippines... ssbfnet.com/ojs/index.php/ijrbs/article/view/1017Organizational climate and work engagement of employees of divine word colleges in Ilocos Region Philippines ssbfnet ojs index php ijrbs article view 1017
  2. Smart Strategy to Increasing Teacher Engagement Through Strengthening Self-Efficacy, Interpersonal Communication,... journal.thamrin.ac.id/index.php/jipmht/article/view/2525Smart Strategy to Increasing Teacher Engagement Through Strengthening Self Efficacy Interpersonal Communication journal thamrin ac index php jipmht article view 2525
Read online
File size410.38 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test