SAINTISPUBSAINTISPUB

Electronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyElectronic Journal of Education, Social Economics and Technology

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik evaluasi pendidikan berorientasi siswa di SMP Negeri 2 Dawuan. Evaluasi pendidikan merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga mendukung perkembangan komprehensif keterampilan dan pemahaman siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 20 guru untuk memahami pandangan mereka terhadap evaluasi yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru mengakui pentingnya evaluasi berorientasi siswa, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Sekitar 50% guru melaporkan menggunakan berbagai instrumen evaluasi, namun hanya sekitar 30% yang secara konsisten menerapkan asesmen diagnostik. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara teori dan praktik dalam penerapan evaluasi pendidikan di SMP tersebut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lebih lanjut bagi guru dan pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung penerapan metode evaluasi berorientasi siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Meskipun guru di SMP Negeri 2 Dawuan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya evaluasi berorientasi siswa, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala.Sekitar 50% guru telah menggunakan berbagai instrumen evaluasi, namun penerapan asesmen diagnostik masih rendah, yaitu hanya 30% yang menerapkannya secara konsisten.Untuk mendukung implementasi yang lebih baik, diperlukan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan intensif, penyediaan sumber daya pendukung, dan penguatan kolaborasi antar guru melalui komunitas belajar profesional.

Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan evaluasi berorientasi siswa terhadap perkembangan akademik dan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Dawuan, agar dapat dipahami bagaimana perubahan dalam metode evaluasi memengaruhi hasil belajar secara berkelanjutan. Kedua, diperlukan studi kualitatif mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menghambat guru dalam merancang dan menerapkan asesmen diagnostik, termasuk aspek pelatihan, beban kerja, dan ketersediaan panduan teknis, sehingga dapat dirancang intervensi yang tepat sasaran. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif antar sekolah yang menerapkan evaluasi berorientasi siswa dengan tingkat keberhasilan berbeda untuk mengungkap strategi kontekstual yang paling efektif dalam berbagai kondisi sekolah, sehingga temuan dapat digunakan untuk menyusun model implementasi yang adaptif dan berkelanjutan di berbagai satuan pendidikan.

  1. Reactualization of Student-Oriented Educational Evaluation: A Pedagogical Perspective in Junior High... ejeset.saintispub.com/ejeset/article/view/708Reactualization of Student Oriented Educational Evaluation A Pedagogical Perspective in Junior High ejeset saintispub ejeset article view 708
Read online
File size369.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test