JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Dismenorea adalah kondisi nyeri yang dirasakan sebelum, selama, dan setelah haid, khususnya di area perut bagian bawah, yang cenderung bersifat terus menerus. Ini adalah masalah ginekologis yang umum dialami oleh wanita remaja maupun dewasa. Ada dua jenis dismenorea, yaitu primer dan sekunder. Dismenorea primer adalah nyeri haid yang terjadi tanpa adanya kelainan pada organ genital. Tingkat nyeri yang dialami dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku swamedikasi remaja putri dalam mengatasi nyeri menstruasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan mencari 15 jurnal dari empat sumber, yaitu Google Scholar, PubMed, DOAJ, dan Garuda. Penelitian ini juga telah menjalani proses kaji etik di FKM UMJ dengan nomor kaji etik 10.051.C/KEPK-FKMUMJ/V/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri mendapatkan informasi mengenai menstruasi dan masalah yang berkaitan, termasuk dismenorea, dari orang-orang terdekat seperti keluarga atau melalui media sosial. Dalam mengatasi nyeri haid, mereka menggunakan dua metode, yaitu farmakologi, seperti pemberian obat analgesik, dan non-farmakologi, seperti kompres botol hangat di perut. Penting untuk memberikan edukasi terkait penggunaan metode farmakologi agar dapat menghindari efek samping, seperti kecanduan obat, diare, komplikasi ginjal, kerusakan hati, serta gangguan tidur dan pencernaan.
Remaja putri memperoleh informasi mengenai menstruasi dan dismenore dari orang terdekat seperti keluarga atau media sosial.Mereka mengatasi nyeri haid dengan metode farmakologi, seperti penggunaan obat analgesik, dan metode non-farmakologi, seperti kompres hangat di perut.Penting untuk memberikan edukasi tentang penggunaan obat agar dapat mencegah efek samping serius seperti kecanduan, kerusakan organ, dan gangguan pencernaan.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku remaja putri dalam menangani dismenore secara aman dan terarah. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap praktik swamedikasi remaja putri, termasuk akurasi informasi kesehatan yang mereka terima dan bagaimana hal itu membentuk keputusan pengobatan mandiri. Ketiga, diperlukan studi yang mengeksplorasi kombinasi terapi non-farmakologi seperti akupresur, olahraga ringan, dan relaksasi dalam mengurangi ketergantungan pada obat pereda nyeri, serta potensinya sebagai alternatif utama dalam manajemen dismenore remaja.
- Frequency and Factors Associated with Primary Dysmenorrhea among Adolescents Living in Kendari City,... jduhs.com/index.php/jduhs/article/view/2009Frequency and Factors Associated with Primary Dysmenorrhea among Adolescents Living in Kendari City jduhs index php jduhs article view 2009
- Prevalensi dan Self-Care Practice untuk Mengatasi Nyeri Haid (Dismenore) pada Remaja Putri di Pondok... ejournal2.uika-bogor.ac.id/index.php/PROMOTOR/article/view/237Prevalensi dan Self Care Practice untuk Mengatasi Nyeri Haid Dismenore pada Remaja Putri di Pondok ejournal2 uika bogor ac index php PROMOTOR article view 237
| File size | 253.9 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSJUMSJ Penelitian ini didasarkan pada teori kepemimpinan transformasional dan pendidikan karakter dalam konteks islam. Kepemimpinan Kyai dipahami sebagai kunciPenelitian ini didasarkan pada teori kepemimpinan transformasional dan pendidikan karakter dalam konteks islam. Kepemimpinan Kyai dipahami sebagai kunci
STAINAASTAINAA Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pondok pesantren menggunakan singgle entry yang mana membuat kolom penerimaan dan pengeluaran yang di rinciHasil menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pondok pesantren menggunakan singgle entry yang mana membuat kolom penerimaan dan pengeluaran yang di rinci
LAAROIBALAAROIBA Dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan tringalius, dengan menggunakan analisis data yaitu reduksi data, penyajianDalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan tringalius, dengan menggunakan analisis data yaitu reduksi data, penyajian
UNUKALTIMUNUKALTIM Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mempunyai peran strategis dalam membentuk karakter santri melalui pembelajaran formal dan nonformal yangPondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mempunyai peran strategis dalam membentuk karakter santri melalui pembelajaran formal dan nonformal yang
PPLPPL Penulis melakukan wawancara mendalam kepada mahasiswa mengenai proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelatihan. Penulis melakukan observasi selamaPenulis melakukan wawancara mendalam kepada mahasiswa mengenai proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelatihan. Penulis melakukan observasi selama
PPLPPL Video promosi mencakup metode komunikasi yang digunakan untuk memberikan informasi. Logo dalam produk UMKM berfungsi sebagai identitas dari produk tersebutVideo promosi mencakup metode komunikasi yang digunakan untuk memberikan informasi. Logo dalam produk UMKM berfungsi sebagai identitas dari produk tersebut
PPLPPL Pada era persaingan yang cukup ketat akhir-akhir ini, para santri perlu dibekali dengan pengetahuan, keahlian, dan beragam kompetensi agar mampu beradaptasi.Pada era persaingan yang cukup ketat akhir-akhir ini, para santri perlu dibekali dengan pengetahuan, keahlian, dan beragam kompetensi agar mampu beradaptasi.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. PenelitianMetode: Penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. Penelitian
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Kemampuan membaca Al‑Quran peserta didik kelas VII juga berada dalam kategori baik, dengan nilai rata‑rata tes 77 dan nilai maksimum 95. Analisis korelasiKemampuan membaca Al‑Quran peserta didik kelas VII juga berada dalam kategori baik, dengan nilai rata‑rata tes 77 dan nilai maksimum 95. Analisis korelasi
LAAROIBALAAROIBA Data primer dari kuisioner dengan 50 responden dengan menggunakan metode sampel jenuh, dimana semua anggota populasi akan dijadikan sampel. Uji validitasData primer dari kuisioner dengan 50 responden dengan menggunakan metode sampel jenuh, dimana semua anggota populasi akan dijadikan sampel. Uji validitas
LAAROIBALAAROIBA Mengenai riset yang ditulis penulis, area yang digunakan merupakan laporan pelaksanaan APBD kota tahun 2017-2021 kawasan strategis nasional Gerbangkertosusila,Mengenai riset yang ditulis penulis, area yang digunakan merupakan laporan pelaksanaan APBD kota tahun 2017-2021 kawasan strategis nasional Gerbangkertosusila,
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Dengan demikian, penggunaan APD perlu diiringi dengan edukasi berkelanjutan, pelatihan, serta penguatan budaya K3 di tempat kerja agar keselamatan danDengan demikian, penggunaan APD perlu diiringi dengan edukasi berkelanjutan, pelatihan, serta penguatan budaya K3 di tempat kerja agar keselamatan dan