LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA
Masyarakat Mandiri dan BerdayaMasyarakat Mandiri dan BerdayaPerkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan komunikasi, belajar, dan bekerja. Gadget seperti smartphone, tablet, dan laptop menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas remaja. Namun, penggunaan gadget yang tidak bijak dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, seperti Computer Vision Syndrome (CVS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mata dan upaya pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 di SMK Kencana Bandung dengan sasaran siswa kelas XI sebanyak 50 orang. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus, edukasi visual melalui leaflet, dan permainan edukatif berbasis digital. Hasil pre-test menunjukkan hanya 30,4% siswa memiliki pengetahuan baik, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 93%. Selain itu, 84% siswa berkomitmen menerapkan metode 20-20-20 dalam penggunaan gadget. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang interaktif dan menyenangkan dapat secara efektif meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital. Tindak lanjut dari kegiatan ini direkomendasikan dalam bentuk promosi kesehatan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Lindungi Matamu dari Layar.Bijak Pakai Gadget, Sehatkan Penglihatan telah dilaksanakan dengan lancar dan mendapatkan respon yang positif dari siswa-siswa SMA Kencana Bandung.Materi yang disampaikan meliputi pengertian digital eye strain, gejala, penyebab serta upaya pencegahan dengan pola penggunaan gadget yang bijak dan konsumsi nutrisi yang mendukung kesehatan mata.Partisipasi peserta sangat baik, terlihat dari antusiasme saat sesi tanya jawab dan permainan edukatif “Benar atau Mitos.Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital.
Untuk meningkatkan edukasi berkelanjutan, program edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dapat diadakan kembali di lingkungan sekolah dan media sosial. Peran guru dan orang tua perlu diperkuat dalam mengawasi dan mengarahkan siswa dalam penggunaan gadget sehari-hari dengan bijak. Batasan waktu dalam penggunaan gadget dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan mata. Evaluasi dampak kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilakukan dalam jangka panjang untuk menilai pemahaman dan perilaku siswa dalam penggunaan gadget dan kesehatan mata. Selain itu, promosi kesehatan berkelanjutan di lingkungan sekolah dapat menjadi tindak lanjut yang efektif untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital.
| File size | 508.29 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Hasil: Sebagian besar peserta berusia 20–35 tahun (73,9%), memiliki pendidikan SMA (69,6%), tidak bekerja secara formal (65,2%), dan merupakan ibu multiparHasil: Sebagian besar peserta berusia 20–35 tahun (73,9%), memiliki pendidikan SMA (69,6%), tidak bekerja secara formal (65,2%), dan merupakan ibu multipar
UWKSUWKS Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa budaya patriarki menyebabkan ketidaksetaraan distribusi pangan dan keterbatasan peran perempuan dalam pengambilanHasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa budaya patriarki menyebabkan ketidaksetaraan distribusi pangan dan keterbatasan peran perempuan dalam pengambilan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, lembaga pendidikan,Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, lembaga pendidikan,
BSIBSI Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media alat peraga audio‑visual dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya asap rokok. Edukasi lanjutan dapatHasil menunjukkan bahwa penggunaan media alat peraga audio‑visual dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya asap rokok. Edukasi lanjutan dapat
UNBITAGOUNBITAGO Temuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar simulasi, melainkan representasi sosial yang otentik dan bermakna. Melalui kerangka InteraksionismeTemuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar simulasi, melainkan representasi sosial yang otentik dan bermakna. Melalui kerangka Interaksionisme
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Penelitian ini melaksanakan kegiatan edukasi interaktif dan praktik langsung kepada ibu menyusui, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang pijatPenelitian ini melaksanakan kegiatan edukasi interaktif dan praktik langsung kepada ibu menyusui, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang pijat
UNIPMAUNIPMA Faktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategisFaktor-faktor tersebut menjadi hambatan utama bagi UMKM untuk berpartisipasi secara aktif dalam program. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Banyak ibu hamil belum memahami teknik dasar menyusui, seperti posisi dan perlekatan yang tepat, tanda-tanda bayi cukup ASI, serta pentingnya inisiasiBanyak ibu hamil belum memahami teknik dasar menyusui, seperti posisi dan perlekatan yang tepat, tanda-tanda bayi cukup ASI, serta pentingnya inisiasi
Useful /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI The problem of agricultural land use is compounded by rising housing demand. Potential development locations, such as Pesawaran District, attract visitorsThe problem of agricultural land use is compounded by rising housing demand. Potential development locations, such as Pesawaran District, attract visitors
UWKSUWKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem informasi mampu meningkatkan efisiensi dalam manajemen produksi, distribusi, dan pelaporan keuangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem informasi mampu meningkatkan efisiensi dalam manajemen produksi, distribusi, dan pelaporan keuangan.
PRASETIYAMULYAPRASETIYAMULYA Hasilnya, terdapat tiga hipotesis yang diterima, yaitu hubungan citra produk dan partisipasi konsumen, hubungan citra produk dan intensi membeli, sertaHasilnya, terdapat tiga hipotesis yang diterima, yaitu hubungan citra produk dan partisipasi konsumen, hubungan citra produk dan intensi membeli, serta
PRASETIYAMULYAPRASETIYAMULYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi, ulasan, dan diskusi yang dipertukarkan oleh pengguna media sosial dapat memengaruhi keputusan pembelianHasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi, ulasan, dan diskusi yang dipertukarkan oleh pengguna media sosial dapat memengaruhi keputusan pembelian