FKM UNTIKAFKM UNTIKA

Buletin Kesehatan MahasiswaBuletin Kesehatan Mahasiswa

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Remaja Putri lebih berisiko mengalami anemia dari pada remaja putra. Berdasarkan hasil Riskesdas, prevalensi remaja putri yang mengalami anemia tahun 2013 sebesar 18,40%, dan menjadi 32% tahun 2018. Di Kabupaten Banggai, prevalensi remaja putri yang mengalami anemia pada tahun 2023 sebesar 14,43% (Dinkes Kab Banggai, 2023). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Asupan Zat Besi (Fe) Pada Remaja SMA penderita anemia di Kecamatan Luwuk Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian Survei Deskritif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi remaja putri di MAN 1 Banggai, SMK Komputer dan SMKN 2 Luwuk yang terdiagnosis anemia yaitu sebanyak 24 orang (Total sampling). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada remaja putri yang mengalami anemia paling banyak dengan asupan Fe (zat besi) yang kurang yaitu 23 orang (95,8%) dan tidak mengonsumsi tablet tambah darah sebesar (79,2%). Kesimpulan sebagian besar remaja putri penderita anemia di tingkat SMA adalah Kekurangan Zat Besi. Diharapkan agar para remaja putri lebih memperhatikan pola makan, terutama yang merupakan sumber zat besi.

Sebagian besar Asupan zat besi bersumber dari makanan untuk Remaja Putri Penderita Anemia pada kategori kurang 95,8%.Sedangkan dengan kategori cukup hanya mencapai 4,2%.Demikian pula dengan Konsumsi tablet Tambah Darah hanya mencapai 20,3%, sedangkan yang tidak mengonsumsi Tablet Tambah Darah sebanyak 79,7%.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang hubungan antara asupan zat besi dan status gizi remaja putri penderita anemia. Penelitian ini dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi asupan zat besi, seperti pengetahuan dan perilaku remaja dalam memilih makanan. Selain itu, dapat juga diteliti efek dari konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri penderita anemia. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih dalam upaya pencegahan dan penanganan anemia pada remaja putri.

  1. Asupan Zat Besi Siswa Remaja Puteri Penderita Anemia Di SMA se-Kecematan Luwuk Selatan Tahun 2024 | Buletin... doi.org/10.51888/jpmeo.v3i3.303Asupan Zat Besi Siswa Remaja Puteri Penderita Anemia Di SMA se Kecematan Luwuk Selatan Tahun 2024 Buletin doi 10 51888 jpmeo v3i3 303
  2. Asupan Zat Besi, Asam Folat, dan Vitamin C pada Remaja Putri di Daerah Jatinangor | azizah | Jurnal Kesehatan... journal.ugm.ac.id/jkesvo/article/view/46425Asupan Zat Besi Asam Folat dan Vitamin C pada Remaja Putri di Daerah Jatinangor azizah Jurnal Kesehatan journal ugm ac jkesvo article view 46425
Read online
File size307.28 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test