JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu langkah preventif dalam sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berfungsi melindungi pekerja dari potensi bahaya di lingkungan kerja. Meskipun regulasi mengenai kewajiban penggunaan APD telah banyak diterapkan, tingkat kepatuhan pekerja masih tergolong rendah di berbagai sektor, baik industri maupun layanan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana pengaruh penggunaan APD terhadap tingkat kecelakaan kerja melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode telaah pustaka dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang relevan dari rentang tahun 2010-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan APD secara konsisten dan tepat terbukti mampu menurunkan angka kecelakaan kerja secara signifikan. Namun, ada berbagai faktor seperti kurangnya pemahaman, ketidaknyamanan saat menggunakan APD, serta lemahnya pengawasan dan budaya keselamatan turut menjadi penghambat utama. Dengan demikian, penggunaan APD perlu diiringi dengan edukasi berkelanjutan, pelatihan, serta penguatan budaya K3 di tempat kerja agar keselamatan dan kesehatan pekerja dapat terjaga secara optimal.

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja dan perlindungan kesehatan tenaga kerja di berbagai sektor.Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan APD yang konsisten dan tepat secara nyata mampu menurunkan insiden kecelakaan kerja.Namun, tingkat kepatuhan pekerja terhadap penggunaan APD masih rendah karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketidaknyamanan, kurangnya edukasi, minimnya pengawasan, dan belum terbentuknya budaya keselamatan kerja yang kuat.

Berdasarkan hasil kajian literatur, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas penggunaan APD dan meningkatkan keselamatan kerja. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk menggali persepsi dan pengalaman pekerja terkait penggunaan APD, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kenyamanan dan kepraktisan APD. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain studi intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan kepatuhan penggunaan APD, seperti pelatihan interaktif, pemberian insentif, atau peningkatan pengawasan. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran faktor-faktor organisasi, seperti budaya keselamatan, komitmen manajemen, dan sistem pelaporan kecelakaan, dalam memengaruhi tingkat kepatuhan penggunaan APD dan keselamatan kerja secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan efektif untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja di berbagai sektor industri.

Read online
File size265.64 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test