ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER

KENDALI: Economics and Social HumanitiesKENDALI: Economics and Social Humanities

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model kolaborasi Triple Helix di Korea Selatan dengan menyoroti peran dan strategi masing-masing aktor. Analisis ini bertujuan untuk menarik pelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia untuk mengembangkan industri kreatif dan menjadikannya salah satu pendorong inklusivitas ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis jurnal dan publikasi akademik yang membahas penerapan model Triple Helix dan pengembangan industri kreatif di Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pesat industri kreatif di Korea Selatan sangat dipengaruhi oleh kejelasan peran, sinergi yang kuat, dan keselarasan strategis antara universitas, industri, dan pemerintah. Koordinasi yang solid dan visi jangka panjang di antara ketiga aktor memungkinkan pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan di sektor ini. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi para pembuat kebijakan dan akademisi di Indonesia untuk mengadopsi dan mengadaptasi model Triple Helix seperti yang diterapkan di Korea Selatan. Dengan meningkatkan kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah, Indonesia dapat mempercepat pengembangan industri kreatif dan menjadikannya sektor strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.

Ditemukan bahwa Model Triple Helix di Korea Selatan terbukti menjadi faktor utama dalam perkembangan pesat industri kreatif.Pemerintah berperan melalui kebijakan pendanaan dan program riset, universitas memperkuat kapasitas riset dan pengembangan SDM, sementara industri berinovasi dan menyerap hasil riset.Kolaborasi ini menciptakan ekosistem kreatif yang kompetitif dan inklusif, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.Indonesia perlu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan industri untuk menjadikan industri kreatif sebagai penggerak utama inklusivitas ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan analisis terhadap keberhasilan model Triple Helix di Korea Selatan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai adaptasi model Triple Helix di berbagai sektor industri kreatif di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik masing-masing sektor. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator kinerja utama (KPI) yang terukur untuk mengevaluasi efektivitas kolaborasi Triple Helix dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Ketiga, penting untuk meneliti peran teknologi digital dalam memfasilitasi kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah, serta dampaknya terhadap peningkatan daya saing industri kreatif Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai strategi optimal dalam mengembangkan industri kreatif Indonesia melalui pendekatan Triple Helix yang adaptif dan berkelanjutan.

  1. PENERAPAN MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF SEBAGAI PENGGERAK INKLUSIVITAS EKONOMI... doi.org/10.58738/kendali.v4i2.1098PENERAPAN MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF SEBAGAI PENGGERAK INKLUSIVITAS EKONOMI doi 10 58738 kendali v4i2 1098
Read online
File size211.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test