MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaDiabetes Mellitus Tipe II adalah penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Perawat sebagai penyedia perawatan memiliki peran penting dalam mengelola pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe II. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe II.
D yang dilakukan selama 2 x 7 jam.langkah-langkah yang digunakan dalam penilaian adalah metode studi kasus dengan wawancara, observasi, melakukan pemeriksaan fisik, dan mendokumentasikan hasilnya.Evaluasi setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau kemajuan serta menilai tingkat keberhasilan tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada Ny.Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa masalah perfusi perifer tidak efektif sebagian teratasi, nyeri akut terkait dengan agen cedera fisik sebagian teratasi, defisit nutrisi terkait dengan ketidakmampuan untuk menyerap nutrisi sebagian teratasi, integritas kulit yang terganggu terkait dengan kerusakan pembuluh darah perifer sebagian teratasi, ketidakstabilan kadar glukosa darah terkait dengan retensi insulin sebagian teratasi, mobilitas fisik yang terganggu terkait dengan nyeri sebagian teratasi, pola tidur yang terganggu terkait dengan kurangnya kontrol tidur sebagian teratasi, dan risiko hipovolemia terkait dengan kehilangan cairan aktif teratasi.Sehingga asuhan keperawatan yang baik dan tepat mulai dari penilaian hingga evaluasi perlu dilakukan dengan benar, sehingga tingkat kesembuhan pasien meningkat.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang intervensi perawatan luka pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini dapat fokus pada efektivitas berbagai metode perawatan luka, seperti penggunaan NaCl 0,9% untuk mengurangi risiko infeksi ulkus diabetik. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran pendidikan kesehatan dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman pasien tentang diabetes mellitus tipe 2, serta bagaimana pendidikan ini dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap diet dan pengobatan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi relaksasi, seperti teknik relaksasi nafas dalam, dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan luka ulkus diabetik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas perawatan dan hasil kesehatan bagi pasien diabetes mellitus tipe 2.
| File size | 182.36 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Isu terkait tingkat konsumsi gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pendidikan, pekerjaan, budaya pantang makanan, dan citra tubuh. Data dari WorldIsu terkait tingkat konsumsi gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pendidikan, pekerjaan, budaya pantang makanan, dan citra tubuh. Data dari World
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Kesimpulan: Integrasi flushing ke dalam bundel pencegahan flebitis merupakan intervensi berbasis bukti yang terbukti mengurangi komplikasi terkait kateterKesimpulan: Integrasi flushing ke dalam bundel pencegahan flebitis merupakan intervensi berbasis bukti yang terbukti mengurangi komplikasi terkait kateter
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Fase proliferasi setelah dilakukan perawatan moist wound healing sebanyak 20 responden (80. 0%). Hasil penelitian tersebut diperkuat oleh hasil uji spearmanFase proliferasi setelah dilakukan perawatan moist wound healing sebanyak 20 responden (80. 0%). Hasil penelitian tersebut diperkuat oleh hasil uji spearman
UMKLAUMKLA Kadar asam urat diperiksa menggunakan sampel darah tepi menggunakan alat merk Easy Touchc. Analisis biavriat menggunakan Chi square (X2). Hasil penelitianKadar asam urat diperiksa menggunakan sampel darah tepi menggunakan alat merk Easy Touchc. Analisis biavriat menggunakan Chi square (X2). Hasil penelitian
AHMAREDUCAHMAREDUC Gempa yang terjadi di Majene-Mamuju Sulawesi Barat menjadi sebuah keprihatinan bersama gempa dengan kekuatan 5,9 SR – 6,2 SR dengan kedalaman 10 KM dariGempa yang terjadi di Majene-Mamuju Sulawesi Barat menjadi sebuah keprihatinan bersama gempa dengan kekuatan 5,9 SR – 6,2 SR dengan kedalaman 10 KM dari
INSPIRAINSPIRA Y yaitu 25 dalam kategori regenrasi. Setelah dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skala luka responden Tn. S yaitu 12 dalam kategori jaringanY yaitu 25 dalam kategori regenrasi. Setelah dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skala luka responden Tn. S yaitu 12 dalam kategori jaringan
INSPIRAINSPIRA Kesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam kaki selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit, terjadi penurunan kadar glukosaKesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam kaki selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit, terjadi penurunan kadar glukosa
INSPIRAINSPIRA Kesimpulan: Kesimpulannya, guided imagery dapat mengurangi rasa sakit bagi penderita asam urat. Pasien dengan asam urat disarankan untuk melakukan terapiKesimpulan: Kesimpulannya, guided imagery dapat mengurangi rasa sakit bagi penderita asam urat. Pasien dengan asam urat disarankan untuk melakukan terapi
Useful /
UPGRIPLKUPGRIPLK Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan 20 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palangka Raya, mata kuliah BahasaBerdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan 20 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palangka Raya, mata kuliah Bahasa
UMJ PremiumUMJ Premium Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Bacillus vallismortis strain RKB1 dari tanah Kebun Raya Liwa (KRL) memiliki potensi untuk menghasilkanBerdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Bacillus vallismortis strain RKB1 dari tanah Kebun Raya Liwa (KRL) memiliki potensi untuk menghasilkan
MAHARDIKAMAHARDIKA Kekurangan asupan nutrisi tersebut berdampak terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak. Asupan nutrisi anak pada 1000 HPK sangat pentingKekurangan asupan nutrisi tersebut berdampak terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak. Asupan nutrisi anak pada 1000 HPK sangat penting
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode: Penelitian ini merupakan penelitan kualitatif berupa pendekatan studi kasus, dengan tekhnik intervensi terapi wicara A,I,U,E,O berupa peniruan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitan kualitatif berupa pendekatan studi kasus, dengan tekhnik intervensi terapi wicara A,I,U,E,O berupa peniruan.