MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pandemi COVID-19 telah mengubah paradigma pendidikan secara global, menghadirkan tantangan besar bagi lembaga pendidikan di seluruh dunia. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cendikia di Kota Cirebon tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam tentang situasi di SMK Cendikia Kota Cirebon selama pandemi COVID-19, khususnya terkait dengan implementasi Pelatihan Hybrid Learning. Dalam analisis ini, kita akan menjelajahi lokasi mitra dan kasus yang telah terjadi, aspek sosial dan budaya yang memengaruhi pendidikan, permasalahan khusus yang dihadapi, metode atau pendekatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat, serta implikasi dari hasil pengabdian tersebut. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 telah memaksa sektor pendidikan untuk beradaptasi dan berevolusi dengan cepat. Salah satu respons yang signifikan adalah pengenalan sistem pembelajaran hibrida di SMK Cendikia Kota Cirebon. Dengan menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka, pendekatan ini memungkinkan siswa untuk tetap terlibat dalam proses pembelajaran meskipun dalam situasi terbatas. Hasil dari pelatihan Hybrid Learning ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran ini mampu memenuhi kebutuhan siswa secara efektif. Siswa mengalami peningkatan dalam keterlibatan aktif, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, dan kemahiran belajar mandiri. Selain itu, para pendidik juga melaporkan bahwa mereka mampu memberikan materi dengan lebih terstruktur dan interaktif. Pengalaman dari implementasi Hybrid Learning di SMK Cendikia Kota Cirebon memberikan wawasan berharga bagi sektor pendidikan di masa depan. Ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan besar seperti pandemi, inovasi dan adaptasi adalah kunci untuk memastikan bahwa pendidikan tetap memberikan manfaat maksimal bagi para siswa. Dengan terus memperbaiki dan mengembangkan model pembelajaran hibrida, kita dapat mempersiapkan generasi mendatang untuk menghadapi tantangan dengan lebih siap dan cakap.

Pengabdian kepada masyarakat selama pandemi COVID-19 mendorong adaptasi dan evolusi cepat sektor pendidikan, khususnya melalui implementasi sistem pembelajaran hibrida di SMK Cendikia Kota Cirebon.Pendekatan pembelajaran hibrida, yang menggabungkan daring dan tatap muka, terbukti efektif dalam menjaga keterlibatan siswa dan memenuhi kebutuhan belajar mereka.Implementasi Hybrid Learning meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan adaptasi teknologi, dan kemahiran belajar mandiri, serta memungkinkan pendidik memberikan materi yang lebih terstruktur dan interaktif.

Berdasarkan pengalaman implementasi Hybrid Learning di SMK Cendikia Kota Cirebon, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran hibrida yang lebih adaptif terhadap perbedaan karakteristik siswa, misalnya dengan mempertimbangkan gaya belajar dan tingkat aksesibilitas teknologi. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak jangka panjang dari pembelajaran hibrida terhadap hasil belajar siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran hibrida, termasuk pengembangan kompetensi profesional guru dalam memanfaatkan teknologi dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

Read online
File size461.22 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test