UM MetroUM Metro
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIA 5 SMA Batik 1 Surakarta melalui penerapan model inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data observasi diperoleh dari lembar observasi, kuesioner, dan tes. Analisis data menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Validasi data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran biologi. Hal ini berdasarkan hasil lembar observasi, kuesioner, dan tes. Persentase rata-rata untuk setiap aspek motivasi belajar pra-siklus adalah 45,4%, siklus pertama adalah 65,08% (meningkat 19,68%), dan siklus terakhir adalah 75,17% (meningkat 10,09%), sedangkan persentase untuk setiap aspek kemampuan berpikir kritis pra-siklus adalah 34,17%, siklus pertama 51,10% (meningkat 16,93%), dan siklus terakhir adalah 61,73% (meningkat 10,63%). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIA 5 SMA Batik 1 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar sebesar 29,77% dan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 27,56% melalui penerapan model Inkuiri Terbimbing di kelas X MIA 5 SMA Batik 1 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian, misalnya dengan melibatkan lebih banyak siswa dan sekolah. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi-materi lain di luar ekosistem. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model inkuiri terbimbing yang lebih interaktif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
| File size | 325.91 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Artikel ini mengkaji pentingnya integrasi digitalisasi dalam kurikulum di Politeknik Raflesia Curup. Fokus kajian meliputi pemanfaatan perangkat lunakArtikel ini mengkaji pentingnya integrasi digitalisasi dalam kurikulum di Politeknik Raflesia Curup. Fokus kajian meliputi pemanfaatan perangkat lunak
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran yang tepat seperti PBL terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan membantu guru mencapaiDengan demikian, penggunaan metode pembelajaran yang tepat seperti PBL terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan membantu guru mencapai
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Concept Sentence (CS) untuk meningkatkan keterampilan menulis karya fiksi padaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Concept Sentence (CS) untuk meningkatkan keterampilan menulis karya fiksi pada
MAHADEWAMAHADEWA Dengan desain kuasi‑eksperimental berbasiskan pre‑test dan post‑test, sampel terdiri dari 54 mahasiswa pendidikan biologi di sebuah universitas diDengan desain kuasi‑eksperimental berbasiskan pre‑test dan post‑test, sampel terdiri dari 54 mahasiswa pendidikan biologi di sebuah universitas di
MAHADEWAMAHADEWA Metode kuantitatif dengan pendekatan eks‑post‑facto diterapkan. Populasi penelitian mencakup 855 mahasiswa Program Studi Pendidikan Universitas Jambi,Metode kuantitatif dengan pendekatan eks‑post‑facto diterapkan. Populasi penelitian mencakup 855 mahasiswa Program Studi Pendidikan Universitas Jambi,
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Berdasarkan observasi awal di MI Al-Inayah Pagerageung mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih suboptimal, terutama dalam menyelesaikanBerdasarkan observasi awal di MI Al-Inayah Pagerageung mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih suboptimal, terutama dalam menyelesaikan
YANAYANA Kelas VIII-1 mencapai skor 75, memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk topik Pelaku Ekonomi di SMP Negeri 2 Mandrehe. Oleh karena itu, hipotesisKelas VIII-1 mencapai skor 75, memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk topik Pelaku Ekonomi di SMP Negeri 2 Mandrehe. Oleh karena itu, hipotesis
UNDIKMAUNDIKMA Penilaian validator materi mencapai 85,33%, sedangkan validator media memberikan penilaian 91,44%. Tingkat kemenarikan modul berdasarkan respon guru mencapaiPenilaian validator materi mencapai 85,33%, sedangkan validator media memberikan penilaian 91,44%. Tingkat kemenarikan modul berdasarkan respon guru mencapai
Useful /
LARISMALARISMA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan statusProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan status
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi tingkat produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi tingkat produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
UNIRA MALANGUNIRA MALANG In addition, individual and group behavior greatly influences the work culture in the school. SDIT Haji Jalaluddin encourages positive behaviors such asIn addition, individual and group behavior greatly influences the work culture in the school. SDIT Haji Jalaluddin encourages positive behaviors such as
UMMUMM Faktor kondisi sumber daya, khususnya ketersediaan sumber daya modal, merupakan faktor paling berpengaruh menurut para pengusaha. Oleh karena itu, penyediaanFaktor kondisi sumber daya, khususnya ketersediaan sumber daya modal, merupakan faktor paling berpengaruh menurut para pengusaha. Oleh karena itu, penyediaan