STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesPenelitian yang berjudul merupakan sebuah penelitian yang berfokus pada tuturan yang disampaikan oleh guru dengan siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini, fungsi tindak tutur direktif beserta realisasinya dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMK Negeri 1 Jombang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, karena dalam penelitian ini, peneliti mendeskripsikan kalimat dan dialog yang meliputi fungsi tindak tutur direktif dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila beserta realisasinya. Sumber data dalam penelitian ini, berupa dialog guru dan siswa dalam pembelajaran P5. Kemudian data dikumpulkan dengan teknik observasi, transkripsi, identifikasi, dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur direktif dalam pembelajaran P5, ditemukan tuturan yang memiliki fungsi tindak tutur direktif serta realisasinya. Temuan data realisasi fungsi tindak tutur direktif pada penelitian ini, realisasi langsung yang paling banyak, maka dalam penelitian ini guru lebih sering menggunakan realisasi fungsi tindak tutur direktif secara langsung ketika pembelajaran P5. Maka simpulan data tindak tutur direktif dalam pembelajaran P5 berupa dialog guru lebih dominan menggunakan fungsi tindak tutur direktif memerintah dengan realisasi secara langsung.
Fungsi tindak tutur direktif yang direalisasikan, digunakan penutur untuk menyuruh orang lain atau mitra tutur.Ditandai dengan adanya perintah, pemesanan, permohonan, dan pemberian saran.Temuan data realisasi fungsi tindak tutur direktif pada penelitian ini lebih banyak realisasi secara langsung, maka dalam penelitian ini guru lebih sering menggunakan realisasi fungsi tindak tutur direktif secara langsung ketika pembelajaran P5 di kelas.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas penggunaan tindak tutur direktif dalam pembelajaran P5 terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara penggunaan tindak tutur direktif oleh guru dengan siswa dalam konteks pembelajaran P5 di berbagai jenis sekolah. Pengembangan penelitian ini juga dapat difokuskan pada identifikasi strategi guru dalam menggunakan tindak tutur direktif secara tidak langsung untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran P5, serta bagaimana strategi tersebut dapat diimplementasikan secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
| File size | 744.02 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Dan ketiga mendorong siswa untuk melaksanakan serta mengamalkan pembiasanan-pembiasaan kegaamaan yang diterapkan di sekolah. Adapun metode yang dilakukanDan ketiga mendorong siswa untuk melaksanakan serta mengamalkan pembiasanan-pembiasaan kegaamaan yang diterapkan di sekolah. Adapun metode yang dilakukan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam penerapan media pembelajaran berbasis teknologi informasiPenelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam penerapan media pembelajaran berbasis teknologi informasi
PERMAPENDIS SUMUTPERMAPENDIS SUMUT Guru Akidah Akhlak menerapkan strategi melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar sehingga kegiatan belajar daring maupun kegiatan belajar attapGuru Akidah Akhlak menerapkan strategi melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar sehingga kegiatan belajar daring maupun kegiatan belajar attap
UNWUNW Selain itu, anak mampu berjalan dengan kaki dijinjit, berjalan maju dan mundur, melompat dengan satu atau dua kaki, melakukan kombinasi jongkok lalu melompat,Selain itu, anak mampu berjalan dengan kaki dijinjit, berjalan maju dan mundur, melompat dengan satu atau dua kaki, melakukan kombinasi jongkok lalu melompat,
ALFARABIALFARABI Strategi yang lebih baik adalah melibatkan guru, siswa, dan unsur terkait dalam mengevaluasi pembelajaran PAI berbasis nilai multikultural seperti keadilan,Strategi yang lebih baik adalah melibatkan guru, siswa, dan unsur terkait dalam mengevaluasi pembelajaran PAI berbasis nilai multikultural seperti keadilan,
UMBUMB Selain dari guru tantang lainnya datang dari murid, dimana terkikisnya moral siswa akibat adanya perubahan globalisasi teknologi tersebut, dan terkikisSelain dari guru tantang lainnya datang dari murid, dimana terkikisnya moral siswa akibat adanya perubahan globalisasi teknologi tersebut, dan terkikis
STKIP JBSTKIP JB Istilah Conceptual Understanding Prosedures (CUPs) dapat diartikan menjadi dua istilah yaitu Conceptual Understanding (pemahaman konsep) dan ProceduresIstilah Conceptual Understanding Prosedures (CUPs) dapat diartikan menjadi dua istilah yaitu Conceptual Understanding (pemahaman konsep) dan Procedures
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Setiap usaha tentu ada hambatan dan halangan. Dari berbagai hambatan tersebut, pengaruh keadaan rumah dan lingkungan siswa termasuk di dalamnya. Namun,Setiap usaha tentu ada hambatan dan halangan. Dari berbagai hambatan tersebut, pengaruh keadaan rumah dan lingkungan siswa termasuk di dalamnya. Namun,
Useful /
FKIP UWGMFKIP UWGM Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga artefak budaya yang dibentuk oleh dan membentuk interaksi sosial. Mengacu pada konsep-konsep sepertiBahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga artefak budaya yang dibentuk oleh dan membentuk interaksi sosial. Mengacu pada konsep-konsep seperti
STKIP JBSTKIP JB Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, didapatkan hasil dari uji hipotesis dengan nilai Sig. Dengan adanya hasilBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, didapatkan hasil dari uji hipotesis dengan nilai Sig. Dengan adanya hasil
STKIP JBSTKIP JB Hasil penelitian siklus I dengan persentase rata-rata aktivitas siswa klasikal yaitu 66% dan siklus II sebesar 77%. Persentase hasil belajar pada siklusHasil penelitian siklus I dengan persentase rata-rata aktivitas siswa klasikal yaitu 66% dan siklus II sebesar 77%. Persentase hasil belajar pada siklus
STKIP JBSTKIP JB Hasil menunjukkan adanya tiga bukti retoris: logos, ethos, dan pathos, dengan indikator fakta, data, dan logika dominan pada logos serta kredibilitas dominanHasil menunjukkan adanya tiga bukti retoris: logos, ethos, dan pathos, dengan indikator fakta, data, dan logika dominan pada logos serta kredibilitas dominan