ALJAMIAHALJAMIAH

Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic Studies

Beberapa anak muda di Yogyakarta yang dibesarkan di kalangan Islam tradisional mengalami pertemuan dengan persoalan zaman yang berubah dengan cepat dan menyadari kekurangan perlengkapan keahlian serta pengetahuan untuk dapat terlibat secara aktif dalam percaturan dunia modern. Mereka melakukan berbagai kegiatan yang semula tidak jelas bentuknya, namun kemudian ada di antaranya yang menjadi lembaga atau organisasi yang dapat melakukan kegiatan yang berarti. Kelompok diskusi yang lahir pada tahun 1989 ini berhasil membentuk LKiS (Lembaga Kajian Islam dan Sosial) dengan tiga bidang utama: penelitian, penerbitan, serta pengkajian, pendidikan, dan pelatihan. Buku‑buku yang mereka terbitkan menampilkan pemikiran yang kritis terhadap praktik‑praktik Islam tradisional, menandakan adanya dinamika pembaharuan dalam komunitas mereka. Itulah antara lain yang dibahas dalam tulisan ini.

Kelompok pemuda Nahdlatul Ulama yang berdiri pada tahun 1989 berhasil mendirikan LKiS sebagai lembaga yang aktif dalam penelitian, penerbitan, dan pendidikan sosial‑Islam.Kegiatan mereka menunjukkan bahwa generasi muda dapat menggabungkan nilai tradisional dengan pemikiran modern tanpa mengorbankan identitas keagamaan.Keberlangsungan LKiS membuktikan kemampuan komunitas tersebut untuk beradaptasi dan berkontribusi pada wacana Islam kontemporer di Indonesia.

Bagaimana pengaruh publikasi LKiS terhadap perkembangan pemikiran Islam di tingkat nasional dapat diteliti melalui analisis sitasi dan wawancara dengan tokoh keagamaan; perbandingan gerakan pemuda Islam di wilayah lain seperti Surabaya atau Bandung dapat memberikan gambaran tentang variasi strategi modernisasi; serta studi longitudinal mengenai dampak partisipasi dalam LKiS terhadap keterlibatan sosial dan politik anggota muda dapat mengungkap kontribusi jangka panjang gerakan tersebut terhadap masyarakat.

Read online
File size6.55 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test