ALJAMIAHALJAMIAH
Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesArtikel ini menganalisa gambaran tentang Nabi Muhammad dalam pandangan salah seorang filosof Muslim terbesar, Ibn Sina. Penelitian tidak dimaksudkan untuk mendiskusikan pemikiran tersebut secara menyeluruh sebagaimana yang dapat kita temukan dalam karya-karya Ibn Sina, tetapi hanya dibatasi pada dua karyanya, yaitu Fi Ithbat al-Nubuwwat dan Metaphysics X (al-Ilahiyyat) dalam al-Shifa, dengan merujuk pada beberapa tulisannya yang terkait. Kedua karya tersebut menyajikan dua ekspresi yang berbeda atas Nabi. Dalam karyanya yang pertama, Ibn Sina menggunakan terma-terma yang sangat filosofis untuk menggambarkan sosok Muhammad, walaupun dia juga tidak menafikan bahasan agamis. Dalam karyanya yang kedua, gambaran Nabi sebagai seorang manusia biasa yang memiliki kelebihan yang diberikan oleh ruhan kepadanya dan sebagai pemelihara hukum Allah bagi kesejahteraan manusia nampak secara jelas. Pertanyaan yang mungkin timbul adalah mengapa sosok Muhammad muncul secara berbeda pada dua risalah tersebut. Ibn Sina sebagai seorang filosof, tidak dapat memuaskan diri dengan definisi tradisional tentang peran Nabi, sehingga dalam tulisan yang pertama ia lebih menghadirkan figur Muhammad secara filosofis. Namun, Ibn Sina tidak dapat melepaskan diri dari kenyataannya sebagai seorang Muslim, sehingga ia perlu menjelaskan peran Nabi sebagai seorang pemimpin sosial kepada dirinya sendiri dan umat Islam pada umumnya. Lingkungan Islamnya memaksa Ibn Sina untuk mengharmoniskan penyelidikan rasionalnya dengan ajaran-ajaran Islam.
Ibn Sina menggambarkan sosok Nabi dalam dua cara.Dalam *Fi Ithbat al-Nubuwwat*, penekanannya adalah pada pembuktian filosofis kenabian, sementara dalam *al-Ilahiyyat*, fokusnya adalah pada peran Nabi sebagai pemimpin sosial dan pembuat hukum.Ibn Sina berusaha menyelaraskan rasionalitas filosofisnya dengan keyakinan agamanya, menghasilkan gambaran Nabi yang kompleks dan multidimensional.Karya-karyanya mencerminkan upaya untuk memahami dan menjelaskan peran Nabi Muhammad dalam konteks intelektual dan spiritual zamannya.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana konsep kenabian Ibn Sina dipengaruhi oleh konteks politik dan sosial pada masanya. Studi komparatif antara pandangan Ibn Sina tentang kenabian dengan pandangan filosof Muslim lainnya, seperti Al-Farabi dan Al-Ghazali, dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang perkembangan pemikiran Islam. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada relevansi konsep kenabian Ibn Sina dalam menghadapi tantangan modern, seperti dialog antaragama dan pemahaman tentang peran agama dalam masyarakat. Penelitian ini dapat mengkaji bagaimana pendekatan filosofis Ibn Sina terhadap kenabian dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih toleran dan inklusif tentang agama. Lebih lanjut, eksplorasi mendalam mengenai interpretasi Ibn Sina terhadap simbol-simbol dan metafora dalam Al-Quran dapat mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dan relevan bagi studi keagamaan kontemporer. Penelitian ini dapat menggunakan metode hermeneutika dan analisis tekstual untuk mengidentifikasi bagaimana Ibn Sina menggunakan simbolisme untuk menyampaikan gagasan filosofis dan teologisnya.
| File size | 13.23 MB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG While some embrace it, others reject or moderate its application, such as M. Quraish Shihab. Hermeneutics, despite its controversial reception, offersWhile some embrace it, others reject or moderate its application, such as M. Quraish Shihab. Hermeneutics, despite its controversial reception, offers
UIADUIAD Secara konseptual model adalah model penyelenggaraan pendidikan yang bertumpu pada prinsip “dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat pendidikanSecara konseptual model adalah model penyelenggaraan pendidikan yang bertumpu pada prinsip “dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat pendidikan
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Implementasi kebiasaan membaca Asmaul Husna dilakukan melalui metode pembiasaan (misalnya berjabat tangan dengan guru, berbaris di depan kelas, shalatImplementasi kebiasaan membaca Asmaul Husna dilakukan melalui metode pembiasaan (misalnya berjabat tangan dengan guru, berbaris di depan kelas, shalat
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Metode sangat menentukan keberhasilan pembelajaran bahasa Arab pada keterampilan reseptif. Guru harus memahami kondisi peserta didik untuk memilih metodeMetode sangat menentukan keberhasilan pembelajaran bahasa Arab pada keterampilan reseptif. Guru harus memahami kondisi peserta didik untuk memilih metode
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Baru-baru ini, banyak teori pendidikan yang berkembang berdasarkan asumsi-asumsi pada sejumlah permasalahan. Artikel ini mengeksplorasi teori belajar humanistikBaru-baru ini, banyak teori pendidikan yang berkembang berdasarkan asumsi-asumsi pada sejumlah permasalahan. Artikel ini mengeksplorasi teori belajar humanistik
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Sementara epistemologi Irfani disebut pengetahuan yang disajikan (hudluri Science); epistemologi ini dikembangkan dan digunakan dalam lingkungan sufi.Sementara epistemologi Irfani disebut pengetahuan yang disajikan (hudluri Science); epistemologi ini dikembangkan dan digunakan dalam lingkungan sufi.
IAINAMBONIAINAMBON Implementasi kurikulum 2013 diharapkan melahirkan sekolah yang sehat dan berdaya saing. Peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangatImplementasi kurikulum 2013 diharapkan melahirkan sekolah yang sehat dan berdaya saing. Peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat
IAINAMBONIAINAMBON Pendidikan harus mengubah perspektif monokultural yang diskriminatif menjadi perspektif multikultural yang menghargai keragaman, toleran, dan terbuka,Pendidikan harus mengubah perspektif monokultural yang diskriminatif menjadi perspektif multikultural yang menghargai keragaman, toleran, dan terbuka,
Useful /
UAIUAI Salah satu masalah yang dihadapi pembelajar bahasa Jepang di Indonesia adalah kurangnya kesempatan untuk berkomunikasi dalam bahasa Jepang. Salah satuSalah satu masalah yang dihadapi pembelajar bahasa Jepang di Indonesia adalah kurangnya kesempatan untuk berkomunikasi dalam bahasa Jepang. Salah satu
UAIUAI Intervensi pelatihan optimalisasi tumbuh kembang anak pada orangtua anak usia dini terbukti efektif berdasarkan respons peserta. Diperlukan pelatihan lanjutanIntervensi pelatihan optimalisasi tumbuh kembang anak pada orangtua anak usia dini terbukti efektif berdasarkan respons peserta. Diperlukan pelatihan lanjutan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Efek tidak berbeda nyata dengan Bioplasenton sebagai kontrol positif. Berdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal,Efek tidak berbeda nyata dengan Bioplasenton sebagai kontrol positif. Berdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal,
ALJAMIAHALJAMIAH Namun, karena perbedaan pandangan mereka, mereka tidak sepakat tentang keberadaan majaz dalam Al-Quran. Majaz dianggap sebagai kebohongan oleh mereka yangNamun, karena perbedaan pandangan mereka, mereka tidak sepakat tentang keberadaan majaz dalam Al-Quran. Majaz dianggap sebagai kebohongan oleh mereka yang