ABIDANABIDAN

BENEFITBENEFIT

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur dengan metode pembelajaran Peer Teaching. Rumusan masalah yang disusun adalah: “Apakah dengan menggunakan metode Peer Teaching dapat meningkatkan hasil belajar Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur siswa Kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai? Penelitian ini dilaksanakan sebagai penelitian tindakan kelas pada tahun 2022, semester ganjil, dengan subjek penelitian 35 siswa Kelas XI AKL 3. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, menentukan aspek yang diamati pada indikator hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Peer teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai pada mata pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur, pokok bahasan Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, hasil belajar kognitif siswa meningkat dengan skor dasar rata-rata 68.71 meningkat menjadi 82.05 dengan tingkat ketuntasan 97.14%, dan pada Ulangan Harian II meningkat menjadi 90.18 dengan tingkat ketuntasan 100%. Terdapat kenaikan hasil belajar yang sangat signifikan dari ulangan I dan ulangan II.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini dan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur pada siswa kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai berhasil meningkatkan hasil belajar siswa.Metode peer teaching mengoptimalkan kemampuan siswa berprestasi untuk membantu teman sebaya yang kurang berprestasi.Hasil belajar sebelum tindakan menunjukkan skor rata-rata 68.14% tuntas pada siklus I, dan mencapai 100% tuntas dengan skor rata-rata 90.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode peer teaching pada mata pelajaran akuntansi lainnya, seperti biaya produksi atau analisis laporan keuangan, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada topik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan membandingkan metode peer teaching dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kooperatif, untuk mengidentifikasi metode mana yang paling efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa akuntansi. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode peer teaching, seperti karakteristik siswa, keterampilan guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran, dan ketersediaan sumber daya pendukung, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi sekolah dalam menerapkan metode ini secara optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran akuntansi yang lebih efektif dan inovatif, serta meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia.

Read online
File size494.08 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test